APBD Perubahan 2019 Kota Cirebon Alami Defisit

Politik  SABTU, 20 JULI 2019 , 20:54:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

APBD Perubahan 2019 Kota Cirebon Alami Defisit

Handarujati Kalamullah/RMOLJabar

RMOLJabar. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Pemda Kota Cirebon tahun 2019 alami defisit. Defisit anggaran mencapai 13,8 Milyar.

"APBD Perubahan, kita masih defisit 13,8 Milyar. Rencananya sekarang ini Banggar beserta TAPD ini akan menyusun kembali, akan menyisir kembali, supaya semua kegiatan pemerintah kota Cirebon ini bisa terpenuhi. Tentunya dengan prinsip efisiensi dan efektifitas belanja," kata Mohamad Handarujati Kalamullah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Cirebon saat ditemui di Hotel Santika, Sabtu (20/7).

Andru sapaannya menilai defisit APBD Perubahan ini harus segera diselesaikan, lantaran masyarakat menunggu realisasi program-program pembangunan di akhir tahun 2019 ini.

Paling tidak, kata Andru, Eksekutif melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyerahkan berkas-berkas atau dokumen APBD Perubahan (RKS KPD) 2019 dari masing-masing SKPD, kepada DPRD untuk bisa dibahas bersama. Agar ada penyisiran ulang program dan memilah mana program yang harus diprioritaskan.

"Yang kita sepakati kemarin sih, tanggal 8 (Agustus), mudah-mudahan sudah turun, evaluasi Gubernur sudah turun. Sehingga bisa langsung ada persetujuan antara pimpinan dengan TAPD," jelasnya.

Dikatakannya, penyerahan berkas itu lebih cepat lebih baik. Bahkan, masuk hari ini pun, DPRD selalu siap untuk membahas itu. Sebab, sekalipun tenggang waktu itu berlaku hingga Oktober, namun dalam rentang waktu itu bertepatan pula dengan proses pelantikan Anggota DPRD terpilih.

"Ini salah satu bukti bahwa DPRD mensupport pemerintah. Karena kalau misalkan tidak selesai dipersetujuan APBD Perubahan, hasil evaluasi Gubernur ini tidak selesai, (atau) maksimal tanggal 11 (Agustus), sebelum kita purna tugas, maka ini akan meluncur sampai dengan bulan Oktober," tuturnya.

"Kenapa Oktober? padahal pelantikannya Agustus, karena kita proses Alkep akan memakan waktu paling cepat-cepatnya itu awal September atau awal Oktober," tandasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00