KOTA CIREBON

PPP Bersukur Bisa Punya Fraksi Sendiri

Hukum  MINGGU, 21 JULI 2019 , 17:33:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

PPP Bersukur Bisa Punya Fraksi Sendiri

Ketua DPC PPP Kota Cirebon, Kusnadi Nuried/RMOLJabar

RMOLJabar. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cirebon mampu meningkatkan raihan suara pada perhelatan Pemilu 2019 lalu, wakil PPP di DPRD Kota Cirebon bertambah dari yang sebelumnya 2 kursi menjadi 3 kursi. Dengan raihan ini, PPP bisa membentuk satu fraksi di DPRD Kota Cirebon.

Demikian diungkapkan Ketua DPC PPP Kota Cirebon, Kusnadi Nuried, di Hotel Santika, Minggu (20/7).

"Saya selaku ketua DPC bersyukur ternyata PPP di 2019 ini kita punya 3 kursi. Kita punya fraksi sendiri," pungkasnya.

Menurut Kusnadi tambahan jumlah kursi di DPRD akan memberikan energi lebih bagi partainya dalam memperjuangkan aspirasi para pemilih partai berlambang KAbah itu.

Ditanya mengenai kader PPP yang pantas masuk kabinet, dia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Terpilih, Joko Widodo.

"Kita menyadari bahwa PPP sebagai partai pengusung, iya. Tapi kalau kursi menteri kan kembali ke hak preogratif presiden," ujar Kusnadi Nuried.

Terkait persoalan hukum yang menyeret Mantan Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy dalam kasus jual beli jabatan di Kemenag, PPP menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Plt Ketua Umum PPP. Kusnadi Nuried menyebutkan, 2 hari ini PPP sedang mengadakan Mukernas.

"Mukernas hari ini lagi berlangsung. 2 hari, 19-20 (Juli 2019). Keputusan sudah ada, tapi saya gak berani mengedarkan. Dan Mukernas itu awal untuk mengadakan Muktamar. Muktamarnya nanti," kata Dia.

PPP Kota Cirebon, akan mengikuti keputusan pengurus DPW Provinsi Jawa Barat terkait calon pengganti Ketua Umum. Namun, pihaknya mengaku belum mengetahui betul perkembangan menjelang Muktamar. Yang pasti, kata Dia, Kota Cirebon akan ikut pilihan DPW.

"Kita tetap fatsun ke DPW. Kenapa kita gak ngomong si A, si B, sebab DPW juga tentu punya calon," demikian Kusnadi.[son]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00