KABUPATEN BANDUNG BARAT

Tangkuban Parahu Menggeliat, Terjadi 425 Gempa Hembusan

Peristiwa  SENIN, 22 JULI 2019 , 18:41:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Tangkuban Parahu Menggeliat, Terjadi 425 Gempa Hembusan

Lokasi Wisata Kawah Gunung Tangkuban Perahu/RMOLJabar

RMOLJabar. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mendata selama 24 jam pada Minggu (21/7) Gunung Tangkubanparahu di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami 425 Gempa Hembusan.

Wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Alam (TWA) Tangkubanparahu pun diimbau tidak mendekati Kawah Ratu dan Kawah Upas. Selain itu tidak diperbolehkan menginap/berkemah di kawasan kawah aktif tersebut.

Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi PVMBG Hendra Gunawan menerangkan, berdasarkan rekaman seismograf pada Minggu (21/7) dari pukul 00.00-24.00 WIB terjadi 425 gempa hembusan, 2 kali gempa tremor harmonik, 3 kali gempa low frequency, 3 kali gempa vulkanik dalam dan 3 kali gempa tektonik jauh.

Dari pengamatan visual pada Senin (22/7), menunjukan asap kawah utama bertekanan lemah-sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal. Angin bertiup lemah-sedang ke arah utara dan selatan.

"Ketika cuaca mendung dan hujan diiimbau jangan berada di dekat kawah aktif dikarenakan terdapatnya gas-gas vulkanik yang membahayakan manusia," kata Hendra.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat di sekitar Gunung Tangkubanparahu, pengunjung/wisatawan, pendaki dan pengelola wisata agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

Mengenai gempa yang terekam seismograf, Hendra menjelaskan, belum dapat dibilang peningkatan karena evaluasi dari PVMBG belum selesai mengumpulkan dan mengolah datanya.

"Kalaupun jumlah gempa hembusan meningkat, sebenarnya dua minggu lalu lebih besar lagi. Malah beberapa hari belakangan terus menurun sehingga status Gunung Tangkubanparahu masih dalam level 1 atau normal. Wisatawan masih bisa mengunjungi Tangkubanparahu dengan tetap memperhatikan perkembangan aktivitas gunung dari BPBD dan pengelola," tuturnya.[son]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00