Penyelundupan 83 Kilogram Ganja Dikomandoi Napi Lapas Banceuy

Hukum  SELASA, 23 JULI 2019 , 16:25:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Penyelundupan 83 Kilogram Ganja Dikomandoi Napi Lapas Banceuy

Puluhan kilogram ganja sitaan/RMOLJabar

RMOLJabar. Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berhasil mengagalkan upaya penyelundupan 83 kilogram narkotika jenis ganja dari sindikat Aceh di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan, pada kamis (11/7) lalu, polisi telah melakukan penangkapan VA di pinggir Jalan Raya Barat Cicalengka.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Kata Truno, rencananya puluhan kilo barang haram dari sindikat Aceh tesebut akan dikirimkan dengan tujuan wilayah Bekasi untuk diedarkan di Bogor.

"Karena takut diketahui oleh aparat, maka ganja tersebut dialihkan menuju Bandung, ke gudang milik AL yang kini masih dalam daftar pencarian orang (DPO)," ucap Truno di Polda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Senin (23/7).

Untuk mengelabui petugas, pengiriman ganja tersebut, dikemas dengan disamarkan menggunakan gula aren yang menutupi sekeliling barang terlarang itu.

"Barang ini ada di dalam empat kardus, yang dikamuflase dengan gula aren untuk menutupi baunya," ujar Truno.

Kemudian setalah dilakukan interogasi terhadap tersangka VA, polisi mendapatkan nama tersangka baru yaitu, TS alias galing dan YS alias opung yang merupakan aktor utama di balik pengiriman puluhan kilogram ganja tersebut. Selain itu, TS dan AS juga merupakan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas Banceuy).

"Dari hasil introgasi kepada VA, bahwa dirinya disuruh oleh temannya yang saat ini sedang menjalani penahanan di Lapas Banceuy Bandung, kemudian kami bekerjasama dengan Kadivpas Kanwil KemenkumHAM untuk mengamankan tersangka," tutur Truno.

Ditemui di tempat yang sama, Sang kurir VA mengatakan, dirinya dijanjikan akan diberi upah sebesar Rp200 ribu per kilogram ganja yang berhasil ia antar. Ia juga mengaku, terpaksa melakukan pekerjaan haram tersebut dikarenakan desakan kebutuhan hidup yang tidak terpenuhi.

"Buat bantu keluarga saya, saya sangat menyesal," pungkas VA sembari menahan tangis.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka disangkakan Pasal 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 124 Ayat 2 dan Pasal 111 Ayat 2 dengan ancaman pidana penjara seumur hidup. [gan]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00