KABUPATEN KARAWANG

Revitalisasi Pasar Proklamasi, Pedagang Keluhkan Harga Kios Mahal

Ekbis  KAMIS, 25 JULI 2019 , 15:36:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Revitalisasi Pasar Proklamasi, Pedagang Keluhkan Harga Kios Mahal

Sosialisai Revitalisasi Pasar Proklamasi/RMOLJabar

RMOLJabar. Pedagang Pasar Proklamasi Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, mengeluhkan mahalnya harga kios yang diterapkan oleh PT Visi Indonesia Mandiri.

Seperti diketahui, pasar Rengasdengklok rencananya akan direvitalisasi. Namun, untuk dapat memiliki tempat usaha di lokasi baru yang akan dibangun, harga yang ditetapkan PT Visi Indonesia Mandiri sebesar Rp17 juta/meter persegi untuk los, sementara untuk kios ditetapkan harga Rp19 juta/meter persegi.

Menurut salah seorang pedagang, Jefri Wilyana, untuk memiliki satu buah kios dengan ukuran 3x3 meter saja pedagang harus membelinya dengan harga Rp171 juta.

Jika dihitung untuk dp yang harus masuk 30 persen, berarti pedagang harus membayar sekitar Rp51,7 juta. Dengan harga yang cukup mahal tersebut para pedagang keberatan. Pasalnya, harga tersebut jauh dari kemampuan pada pedagang jika dilihat dari pendapatan pedagang pasar.

"Kami selaku pedagang kecil merasa keberatan dengan harga yang ditawarkan developer, untuk DP saja harus ada 50 jutaan, dari mana uang sebesar itu," ungkap Jefri, saat sosialisasi yang digelar di kantor pemasaran PT Visi Indonesia Mandiri, Kamis (25/7).

Dikatakan Jefri, dengan lokasi yang tidak terlalu strategis jika dibandingkan dengan Pasar Johar, harga yang ditawarkan developer terlalu mahal.

"Intinya dalam harus disepakati harga dulu, jangan terlalu memberatkan para pedagang," tegasnya.

Hal lain diungkapkan H Datuk, salah seeorang pedagang mengatakan, kunci pembangunan Pasar Proklamasi adalah relokasi, sehingga semua pedagang harus terakomodir, pendataan pedagang harus merata.

"Kalau hanya membangun 800 kios, semua pedagang tidak akan terakomodir, sehingga tetap saja para pedagang jualan di pinggir jalan.  Solusi dari Pemda diperlukan bagi pedagang yg tidak mampu secara ekonomi untuk membeli," jelasnya.

Sementara General Manager PT Visi Indonesia Mandiri, Agung mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan keluhan serta keberatan para pedagang terkait harga yang ditawarkan.

Menurut dia, harga yang ditawarkan tersebut sudah sesuai dan melalui pembahasan dan berbagai pertimbangan.

"Pihaknya menargetkan Juli 2020 pembangunan Pasar Proklamasi Rengasdengklok selesai dan serah terima dengan para pedagang,  sampai sekarang  sosialisasi belum juga  disepakati harga antara pedagang dengan developer," [aga]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad