Muscab TI Kota Bandung Kental Aroma Rekayasa

Olahraga  KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 07:07:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Muscab TI Kota Bandung Kental Aroma Rekayasa

Bayu Subekti (kanan)/RMOLJabar

RMOLJabar. Tim calon ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Bandung, Agus Mulyanto, menolak hasil dan putusan Musyawarah Cabang (Muscab) TI Kota Bandung. Pasalnya ada kejanggalan dalam pelaksanaan Muscab.

Juru bicara Agus Mulyanto, Bayu Subekti mengatakan, Muscab TI Kota Bandung diduga terjadi rekayasa. Mulai dari pra pelaksanaan hingga pelaksanaan yang digelar di Fox Lite Harris Hotel, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Minggu (4/8) lalu.

Misalnya, persyaratan menjadi ketua Pengcab harus mengumpulkan dukungan unit. Minimal, kandidat yang mencalonkan harus memiliki bukti didukung 53 unit.

"Pengumpulan data dukungan itu terkumpul maksimal Juni 2019. Sedangkan pemberitahuannya terbit pada Juli 2019," kata Bayu usai press conference di Kota Bandung, Rabu (7/8) malam.

Bayu meyakini, kandidat yang diusungnya telah memenuhi syarat pendaftaran. Bukti konkretnya adalah 'Surat Tanda Terima Calon Ketua Pengcab TI Kota Bandung 2019-2023' pertanggal 20 Juni 2019.

Surat Tanda Terima Calon Ketua Pengcab TI Kota Bandung 2019-2023 sendiri telah ditanda tangani oleh panitia pendaftaran. Di mana, di dalamnya tertulis 'terdapat 60 dukungan yang terangkum di dalam 17 surat'.

Namun ketika mendengar hasil verifikasi, panitia menggugurkan dukungan tersebut. Alasannya hanya 17 unit yang mendukung.

"Padahal yang mendukung kami melebihi 60 unit. Dukungan itu kami rekap dalam 17 surat," jelas Bayu

Pihaknya semakin kesal terkait perubahan surat dukungan menjadi surat suara. Padahal bentuk dukungan dan surat suara adalah hal yang berbeda.

"Dukungan itu dijadikan sebuah hak aklamasi, jadi tidak ada pemungutan suara, dan ada perwakilan kita yang hadir mempertanyakan LPJ itu dilewat, langsung sidang, seperti itu. Rundown acara juga dipercepat," paparnya.

Maka dari itu, pihaknya menyayangkan atas terselenggaranya proses Muscab. Selama kepengurusannya, hal itu belum pernah terjadi.

"Kita menyayangkan, sangat terlihat sekali skenario-skenario. Mohon maaf saya 15 tahun jadi Sekum di TI Kota Bandung dan 3 tahun di Sekum TI Jabar belum pernah seperti itu," tandasnya.

Turut hadir saat press conference ini beberapa tokoh, pelatih dan mantan atlet taekwondo Kota Bandung.

Sebelumnya, Dedi Heryadi diketahui telah terpilih sebagai satu-satunya kandidat yang memenuhi persyaratan pasca verifikasi. Dedi ditetapkan secara aklamasi menjadi Ketua Pengcab TI Kota Bandung.

Sedangkan dua calon lainnya, yakni Agus Mulyanto dan Didin Kamaludi, dinyatakan tidak lolos verifikasi sebagai calon ketua. Alasannya berkas Agus dan Didin tak lengkap. [gan]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00