Pagi Ini PVMBG Naikan Status Gunung Slamet Menjadi Waspada

Ragam  JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 14:10:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Pagi Ini PVMBG Naikan Status Gunung Slamet Menjadi Waspada

Kepala PVMBG Kasbani/RMOLJabar

RMOLJabar. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG) pagi tadi meningkatkan status Gunung Slamet di Jawa Tengah menjadi Level II (Waspada). Terhitung dari sebelumnya level I (Normal) sejak tanggal 9 September 2015.

"Terjadi peningkatan aktivitas secara kegempaan dan deformasi yang cukup signifikan, namun secara visual belum teramati adanya gejala erupsi. Potensi erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu," Demikian disampaikan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani , kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jum'at (9/8).

Pengamatan visual dilakukan ke arah puncak Gunung Slamet sejak Juni 2019 hingga 8 Agustus 2019 pada umumnya dapat teramati dengan baik. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal teramati dengan maksimum ketinggian 300 m dari atas puncak.

Rekaman kegempaan dalam periode yang sama didominasi oleh gempa Hembusan dan Tektonik. Selama Juni hingga 8 Agustus 2019 telah tercatat 51511 kali gempa Hembusan, 5 kali gempa Tektonik Lokal dan 17 kali gempa Tektonik Jauh.

"Selain gempa-gempa tersebut, pada akhir Juli 2019 mulai terekam getaran Tremor dengan amplitudo maksimum 0.5 " 2 mm. Getaran Tremor ini masih terjadi hingga saat pelaporan. Energi kegempaan terdeteksi meningkat, secara gradual," papar Kasbani.

Adapun potensi ancaman bahaya Gunung Slamet saat ini adalah erupsi magmatik menghasilkan lontaran material pijar yang melanda daerah di sekitar puncak di dalam radius 2 km, atau erupsi freatik dan hujan abu di sekitar kawah berpotensi terjadi tanpa ada gejala vulkanik yang jelas.

"Berdasarkan data pemantauan instrumental, terjadi peningkatan yang cukup signifikan dan perlu diantisipasi jika terjadi erupsi, sehingga tingkat aktivitas Gunung Slamet dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) terhitungsejak 9 Agustus 2019 pkl. 09.00 WIB," tegasnya.

Dalam Level II (Waspada) Kasbani merekomendasikan agar masyarakat dan  pengunjung/wisatawan tidak berada/beraktivitas dalam radius 2 km darikawah puncak Gunung Slamet.

"Pemerintah Daerah, BPBD Provinsi dan Kabupaten agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan  Pulosari, Kabupaten Pemalang atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung," tandasnya. [yud]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00