Atasi Kekeringan Gunungkidul, ACT Kirimkan 60 Ribu Liter Air

ACT  SABTU, 10 AGUSTUS 2019 , 07:45:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Atasi Kekeringan Gunungkidul, ACT Kirimkan 60 Ribu Liter Air

Pemberangkatana Bantuan Air Bersih ke Wilayah Yang Kekeringan di Gunungkidul/Doc ACT

RMOLJabar. Bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Gunungkidul, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus memasifkan pemberian bantuan air bersih, seiring dengan semakin meluasnya dampak kekeringan yang melanda wilayah tersebut. Sebanyak 12 truk tangki bantuan air bersih diterjunkan untuk membantu warga Gunungkidul yang tengah dilanda kekeringan.

Ini sudah kelima belas kalinya kami mengirimkan air bersih sejak Juni kemarin. Harapannya program ini bisa memenuhi kebutuhan air masyarakat Gunungkidul," demikian disampaikan Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto, dalam keterangan yang diterima kantor berita RMOLJabar, Sabtu (10/8).

Sementara itu, Badingah selaku Bupati Gunungkidul mengapresiasi langkah ACT yang turut peduli atas bencana kekeringan di wilayahnya.

Untuk saat ini, wilayah yang terpapar kekeringan ada di 14 kecamatan dan sekitar 134 ribu jiwa terdampak. Kita coba optimalkan PDAM tetapi belum bisa terpenuhi karena kondisi geografis Gunungkidul yang tidak memungkinkan. Saya ucapkan  terima kasih kepada ACT, atas segala perhatian dan dukungan kepada masyarakat Gunungkidul. Mudah-mudahan dapat mengurangi kesulitan masyarakat kita,” ujar Badingah.

Pelepasan 12 truk tangki yang membawa 60 ribu liter air ini dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, BPBD Gunungkidul, serta mitra donatur yang telah ikut serta dalam program Humanity Mobile Water Tank, seperti Universitas Islam Indonesia (UII), Kitabisa.com, dan Lazis Perkasa.

Pendistribusian air bersih secara berkala, menurut Bagus, menjadi solusi jangka pendek di mana warga darurat membutuhkan air bersih.

Droping air bersih adalah bentuk respon darurat kita untuk menyediakan air bagi masyarakat, tentunya kita tidak tinggal diam ketika melihat ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air atau terpaksa menjual hasil ternak hanya untuk membeli air untuk kebutuhan sehari hari. Oleh karenanya, kami juga berupaya memberikan solusi jangka panjang. Salah satunya melalui program Sumur Wakaf,” ujar Bagus

Selain program pendistribusian air bersih, ACT melalui Global Wakaf juga membangun belasan Sumur Wakaf di Kabupaten Gunungkidul untuk mengatasi permasalahan kelangkaan air setiap tahunnya. Hingga saat ini, Sumur Wakaf yang sudah terbangun di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya sudah 18 titik. Jumlah ini tentunya akan terus bertambah, seiring besarnya kebutuhan warga di sana akan air bersih.[son]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00