KABUPATEN KARAWANG

Pemkab Bentuk Timsus Kompensasi Dampak Kebocoran Minyak Mentah Milik Pertamina

Pemerintahan  SENIN, 12 AGUSTUS 2019 , 17:09:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Pemkab  Bentuk Timsus Kompensasi Dampak Kebocoran Minyak Mentah Milik Pertamina

Sekda Karawang Acep Jamhuri/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang telah membentuk tim khusus untung menghitung konpensasi yang layak bagi warga yang terdampak kebocoran minyak Pertamina di lepas pantai Karawang Utara yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menurut Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari saat ditemui usai rapat koordinasi bersama pihak Pertamina diruang rapat sekda Plaza Pemda Karawang, pihak BUMN Minyak itu sudah siap untuk menyelesaikan persoalan bocornya pipa minyak mentah milik PHE ONWJ Pertamina.

"Pemerintah Kabupaten Karawang telah membentuk tim koordinasi yang di ketuai langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang , Acep Jamhuri." ungkapnya kepada Media, Senin (12/8).

Bahkan Wakil Bupati mengatakan, anggota tim tersebut sudah di beri SK Bupati Karawang. Anggota tim yang dimaksud Wkil Bupati melibatkan sejumlah pihak yang terkait dengan tugas merumuskan mekanisme serta strategi inventarisasi masyarakat  yang terkena terdampak pencemaran tersebut.

Disoal kapan tim koordinasi ini akan mulai bekerja, Wakil Bupati menyebut bila tim itu akan bekerja secepatnya.

"Secepatnya, form nya dari Kementerian dan tim pelaksananya Pak Sekda, semua diganti rugi, yang rasional, tidak ada yang dirugikan, " ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Koordinasi Acep Jamhuri, menjelaskan bila tim yang dipimpin olehnya akan benar-benar mendata semua aspek dampak kerugian dengan detail dan akurat untuk meminimalisir adanya oknum masyarakat yang tidak terdampak namun ikut-ikutan ingin diberikan konpensasi.

"Kita akan akurasikan datanya dan Pertamina juga telah menyanggupi untuk memberikan ganti rugi,"jelasnya.

Lanjut Acep, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang akan melakukan rapat di Kementerian untuk menyempurnakan format yang nantinya akan diisi oleh warga terdampak.

Acep memaparkan, Dari 9 desa yang terdampak saat ini bertambah menjadi dua desa, sehingga total hitungan untuk sementara ada sekitar 4993 tambak yang terdampak. dari luasan terebut ada 108 Ha tambak garam dan termasuk juga UMKM di Objek wisata.

"Dampak lainnya adalah menurunnya capaian retribusi di baik bidang pariwisata maupun perikanan," pungkasnya [son]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 11:18:00