KOTA BANDUNG

Dukung Penataan Kawasan Cicadas, PKL Bongkar Sendiri Lapaknya

Peristiwa  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 , 08:11:00 WIB | LAPORAN: SONY FITRAH P

Dukung Penataan Kawasan Cicadas, PKL Bongkar Sendiri Lapaknya

PKL Cicadas Bongkar Sendiri Lapaknya/dok Humas Pemkot Bdg

RMOLJabar. Dukung penataan kawasan Cicadas, para Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas mulai membongkar lapaknya sendiri, Senin (12/8) malam. Pembongkaran ini merupakan bagian dari kesepakatan antara Pemkot bandung dengan para pedagang.

Semua PKL yang mangkal di sepanjang trotoar jalan Ahmad Yani membongkar sendiri kiosnya. Salah seorang pedagang di Cicadas, Asep Lukman Nulhakim mengaku antusias menyambut program Pemkot ini dengan harapan tempat usahanya lebih nyaman dan mengundang lebih banyak pelanggan.

"Karena ini sudah kesepakatan para pedagang dengan pemerintah kota. Kami menyambut baik, ini kan renovasi istilahnya," ucap Asep sembari membongkar lapaknya.

Menurut Asep penataan kios PKL lebih baik ketimbang harus direlokasi ke tempat jualan baru yang belum tentu didatangi pembeli. Meski disadarinya penataan ini bersifat sementara, Asep mengahargai Pemkot mau mendengar keluh kesah merka jika relokasi langsung dilakukan dan memberi solusi yang bisa diterima oleh semua pihak.

"Tadinya mau dipindahkan, barangkali lahannya belum tersedia. Sekarang direnov dulu biar rapih. Kalau pun dipindahkan, pedagang minta yang di sekitar Cibeunying kidul. Banyak pedagang, warga di sekitar sini juga," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Cicadas, Suherman ikut merasa lega lantaran rencana penataan kios akhirnya bisa terealisasi. Perbincangan intensif sejak akhir 2018 ini akhirnya membuahkan hasil.

"Proses ini sudah berjalan lama, karena dengan kedatangan awal Kang Yana (Yana Mulyana). Bagi kami adalah satu anugrah. Sekarang akhirnya bisa terlaksana makanya kami sambut baik," kata Suherman.

Dengan pengerjaan secara bertahap, Suherman menyatakan para pedagang akan menyesuaikan waktu dengan Pemkot Bandung untuk membongkar lapaknya. Sehingga kegiatan berjualan bisa tetap berlangsung.

"Pokoknya sejak 2002 itu setelah zaman Pak Aa Tarmana (Wali Kota Bandung 1998-2003) ini pakai tenda. Dan sampai sekarang baru ditangani lagi oleh Pemkot. Sekarang kami hanya mengikuti, kalau dari Pemkot siap, ya kami bongkar," jelasnya.[son]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00