KABUPATEN MAJALENGKA

Siswa Pramuka Dibekali Nasionalisme Dan Anti Radikalisme

Ragam  RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 10:07:00 WIB | LAPORAN: DEFRI ARDYANSYAH

Siswa Pramuka Dibekali Nasionalisme Dan Anti Radikalisme

Pelepasan peserta Jamran Maarif Cikedung Maja/RMOLJabar

RMOLJabar. Semakin maraknya isu radikalisme dan anti kebangsaan menjadi kekhawatiran dunia pendidikan. Sehingga memerlukan adanya penanaman nilai-nilai Nasionalisme sejak dini terhadap anak didik.

Hal ini diungkapkan Kepala MTs Maarif Cikedung Maja H. Afief Alfiana saat Pelepasan peserta Jambore Kwartir Ranting (Jamran) siswa MTs dan SMK Maarif Cikedung Maja di Halaman  MTs Maarif Cikedung Maja Kabupaten Majalengka, Rabu (14/8).

Ia berkomitmen, anak didik di lembaga maarif sudah sejak awal ditanami rasa nasionalisme yang kuat. Sehingga ke depannya diharapkan anak didiknya dapat berkiprah aktif dalam membangun bangsa sesuai dengan arah dan falsafah bangsa yaitu Pancasila.

"Sejak dini kami tanamkan nasionalisme yang kuat pada anak didik dengan berbagai kegiatan intra maupun ekstrakurikuler," komitmennya.

Pria yang juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Putri Darul Maarif Cikedung Maja ini juga mengatakan, siswa MTs maupun SMK Maarif tidak akan pernah mampu dipengaruhi oleh paham-paham radikalisme, intoleransi bahkan anti kebangsaan.

Bahkan ia menjamin bahwa anak didiknya akan ikut berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa. Kemudian, tampil sebagai pioner di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan pemahaman maupun aplikasi tentang nasionalisme.

"Kalian dididik di sini tentunya ke depannya harus jadi generasi bangsa yang cinta akan tanah air dan mampu berkiprah banyak untuk pembangunan bangsa dan masyarakat," ungkapnya.

Ia mengajak semuanya untuk terus semangat belajar dan tampil menyiarkan lembaga pendidikan maarif dengan terus mewarnai nilai-nilai nasionalisme dan religiusme dimanapun.

"Percaya diri dan penuh semangat kalian tampilkan bukti kecintaan kalian kepada bangsa dan negara melalui kegiatan jamran," katanya membakar semangat para siswanya.

Di tempat yang sama, Pembina Pramuka MTs dan SMK Maarif Cikedung Maja, Aan Subarhan mengatakan, kegiatan pramuka yang ada di sekolahnya terus memberikan pemahaman dan keterampilan terhadap anak didiknya, khususnya terkait kedisiplinan, kemandirian dan cinta tanah air.

"Kami diajarkan oleh pendahulu NU untuk hubbul wathon minal iman (Cinta tanah air sebagian dari iman) maka itu kami aplikasikan penuh dalam kegiatan pramuka ini," jelasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00