KOTA BANDUNG

Selain Ditata, Pemkot Bantu Promosikan PKL Cicadas

Pemerintahan  RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 17:29:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Selain Ditata, Pemkot Bantu Promosikan PKL Cicadas

Yana Mulyana Meninjau Lokasi Penataan PKL di Cicadas/dok

RMOLJabar. Setelah penataan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal terus mendampingi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas. Pemkot Bandung akan membantu promosi kawasan tersebut agar dapat meningkatkan pengunjung.

"Tentu akan kita bantu promosikan kawasan ini. Karena ini bisa menjadi destinasi wisata baru Kota Bandung," ujar Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di sela-sela peninjauan PKL Cicadas, Rabu (14/8).

"Mungkin kita bisa juga gelar acara-acara di sini yang dapat mengundang pengunjung dan calon pembeli," imbuhnya.

Menurutnya, penataan kawasan Cicadas juga merupakan upaya Pemkot Bandung untuk meningkatkan kesejahteraan PKL. Para PKL harus bisa naik kelas menjadi pengusaha.  

"Kita kasih pelatihan juga biar naik kelas. jadi mereka tidak selamanya menjadi PKL," kata Yana.

Kendati demikian, Yana mengingatkan para PKL untuk bisa menjaga kebersihan di kawasan yang telah tertata. pasalnya bakal ada "punishment" bagi para PKL yang tidak menjaga kebersihan. Salah satunya bahkan melarang PKL berjualan selama beberapa hari.

"Jadi nanti setiap kelompok harus menjaga kebersihan di sekitar lapaknya. Kalau ternyata ada sampah, mereka bisa kita larang untuk berjualan selama 3-4 hari," tegas Yana.
 
Oleh karenanya, Yana berharap, para PKL bersama dengan warga juga bisa menjaga kebersihan di kawasan Cicadas. 

"Harus ada rasa memiliki. Mari kita jaga kebersihan," ujarnya.

Takhanya itu, Yana juga menegaskan Pemkot Bandung bakal menindak parkir-parkir liar. Para pedagang dan calon pembeliharus memarkirkan kendaraannya di tempat-tempat yang telah disediakan.

"Kalau tidak, kita akan kempeskan atau diderek," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PKL Cicadas, Suherman mengungkapkan, para PKL sagat antusias terkait dengan penataan. Pasalnya, para PKL memang telah menantikan penataan sejak lama.

"Rencana penataan sudah ada sejak lama. Tetapi baru sekarang terealisasi. Setelah kita bertemu Kang Yana (Yana Mulyana), berdialog, ada proses tawar menawar, akhirnya ada kesepakatan. PKL sangat senang," akunya.

Suherman mengatakan, para PKL Cicadas pun memahami jika penataan ini hanya bersifat sementara. Karena para PKL juga memahami tentang aturan.

"Kita paham ini sementara sebelum ada relokasi. Relokasi memang membutuhkan waktu dan biaya. kami pun siap jika memang suatu saat nanti direlokasi," ujar Suherman.[son]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00