KABUPATEN BANDUNG

Semarakkan HUT RI, Karnaval Kemerdekaan Dimeriahkan Ribuan Penari

Ragam  MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 18:32:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

Semarakkan HUT RI, Karnaval Kemerdekaan Dimeriahkan Ribuan Penari

Karnaval kemerdekaan Kabupaten Bandung/RMOLJabar

RMOLJabar. Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74, Pemkab Bandung menggelar Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan di ruas Jalan Al-Fathu, Soreang, Minggu (18/8).

Tak hanya menampilkan parade kendaraan hias, karnaval kemerdekaan tahun ini juga dimeriahkan oleh penampilan 2.000 penari yang membawakan tarian kolosal ‘Cetak Cetok Kuminyar Sabilulungan’.

Di sela-sela acara tersebut, Haini (41), seorang warga Kecamatan Banjaran mengaku antusias menyaksikan acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu.

"Tahun ini, saya datang bersama rombongan dari Banjaran. Sekitar pukul 9 pagi tadi kami sudah tiba di Jalan Al-Fathu," ungkap Haini bersama keempat anaknya.

Menurutnya, karnaval tahun ini lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. "Biasanya kita hanya menyaksikan parade kendaraan hias, tapi tahun ini sangat berbeda, banyak atraksi dan pertunjukan yang disuguhkan. Semoga acara seperti ini selalu ada setiap tahunnya,” tambahnya.

Bupati Bandung Dadang M Naser menjelaskan, Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan Kabupaten Bandung Tahun 2019 merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-74.

Karnaval tersebut, kata Bupati, dimeriahkan oleh pertunjukan seni tradisional, pakaian adat tradisional dan parade kendaraan hias.

"Alhamdulillah, kegiatan karnaval ini mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata. Selain memberikan hiburan kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kembali budaya lokal yang bisa menjadi daya tarik pariwisata," jelasnya.

Untuk memeriahkan acara tersebut, Bupati Bandung beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengenakan kostum tokoh-tokoh pewayangan, seperti Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula  Sadewa, Gatotkaca dan Bhatara. Mereka tiba di tempat acara dengan menaiki traktor.

Menurutnya, kebudayaan suatu daerah harus tetap dilestarikan dan dikembangkan. Hal tersebut untuk mengantisipasi arus globalisasi yang suatu waktu dapat mengancam identitas bangsa dan negara.

"Kabupaten Bandung sendiri merupakan daerah yang berwawasan budaya, hal tersebut tertuang dalam visi Kabupaten Bandung, yakni Memantapkan Kabupaten Bandung yang maju, mandiri dan berdaya saing, berlandaskan kultural. Kultural di sini memiliki arti bahwa nilai-nilai budaya sunda sudah melekat dan menjadi jati diri masyarakat Kabupaten Bandung," tutur Dadang Naser.

Tak hanya itu, ia juga berharap acara ini dapat menjadikan budaya sebagai sumber inspirasi bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung.

"Jika budaya, kearifan dan tradisi masyarakat daerah dikemas dengan kreatif, saya yakin dapat menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Ini bisa menjadi potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harapnya. [gan]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 11:18:00