Didampingi LBH Jakarta, Warga Kampung Pilar Siap Lawan Mafia Tanah

Hukum  SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 01:02:00 WIB | LAPORAN: SEPRIYANTO

Didampingi LBH Jakarta, Warga Kampung Pilar Siap Lawan Mafia Tanah

Warga Pilar yang meminta bantuan hukum LBH Jakarta/RMOLJabar

RMOLJabar. Ratusan warga Kampung Pilar, Cikarang Utara, Bekasi yang tergabung dalam Forum Warga Pilar Tertindas (Forwapti) mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta di Jalan Diponegoro, Menteng Jakarta Pusat.

Mereka meminta perlindungan ke LBH Jakarta terkait kasus sengketa lahan yang terjadi sejak lama.

"Kami kembali hadir ke LBH Jakarta meminta perlindungan dan bantuan hukum untuk kembali mendampingi kasus sengketa tanah yang sudah lama dan tak kunjung selesai," kata Juru bicara Forwapti, Maskuri di kantor LBH Jakarta, Senin (19/8).

Menurutnya, keresahan warga kembali terusik setelah surat edaran Rapat Koordinasi atau (Rakor) Eksusisi Perkara No: 4/Del.Eks/2019/PN Ckr Nomor : 57/eks/2011/PN Bks Jo. Nomor:234/Pdt.G/2011/Pn Bks tanggal 18 Juli 2019 beredar di masyarakat.

"Kami juga bingung kenapa tiba-tiba ada surat edaran perintah eksekusi lahan, padahal sudah jelas Mahkamah Agung (MA) sudah memutuskan perkara sengketa lahan ini dimenangkan warga," keluhnya.

Bersama ratusan warga, Maskuri mengaku akan terus mempertahankan hak tanahnya yang sudah lama ia tempati. Pasalnya, secara De Facto warga telah menduduki lahan tersebut puluhan tahun dan turun temurun.

Terlebih sengketa lahan yang sudah berlangsung sejak awal tahun 2000-an ini sudah sampai ke tingkat Kasasi MA.

"Masa tiba-tiba muncul surat edaran perintah eksekusi dengan nomor perkara yang berbeda ini kan lucu. Dimana letak keadilan, kami rakyat punya hak untuk hidup diatas tanah kami sendiri," katanya.

Sementara itu, Direktur LBH Jakarta Arif Maulana mengaku siap membantu perjuangan warga Kampung Pilar.

"Terimakasih bapak ibu sudah datang ke kantor LBH, LBH adalah rumah warga untuk menyuarakan keadilan, Insya Allah kami siap untuk berjuang bersama-sama rakyat kampung pilar," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19