Korupsi Klaim BPJS RSUD Lembang Segera Disidangkan

Hukum  KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 18:40:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Korupsi Klaim BPJS RSUD Lembang Segera Disidangkan

RSUD Lembang/net

RMOLJabar. Dalam waktu dekat, kasus dugaan korupsi dana klaim BPJS RSUD Lembang segera disidangkan. Pasalnya, Penyidik Kejati Jabar sudah melimpahkan kasus tersebut, ke Pengadilan Tipikor PN Bandung.

Demikian disampaikan, Kasipenkum Kejati Jabar Abdul Muis Ali saat dihubungi, Kamis (22/8).

"Sudah tadi siang sekitar pukul 14. 00 WIB, yang melimpahkan dari penyidik Kejari," ucap Abdul.

Terpisah, Pamnud Tipikor PN Bandung Yuniar Rohamtulloh mengatakan, pihaknya telah menerima berkas pelimpahan kasus dugaan korupsi klaim BPJS RSUD Kabupaten Bandung Barat dari penyidik kejaksaan.

"Benar tadi berkasnya sudah masuk, dan saat ini masih diregister untuk nomor perkaranya," ucapnya, PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung.

Yuniar menjelaskan, setelah nomor perkara terigister akan dilakukan penunjukan majelis yang bakal menangani perkara tersebut. Setelah itu baru jadwal persiadangannya dapat diketahui.

"Jika majelis sudah ditunjuk kemungkinan pekan depan jadwal sidangnya suah keluar," ungkap Yuniar.

Perlu diketahui sebelumya, Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berhasil mengungkap tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana klaim BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, kejadian tersebut berawal pada saat UPT RSUD Lembang mengklaim dana BPJS pada periode tahun 2017 sebesar Rp.5.522.232.500 (lima milyar lima ratus dua puluh dua juta dua ratus tiga puluh dua ribu lima ratus rupiah) secara bertahap.

Selanjutnya, sambung Truno, pada periode tahun 2018 UPT RSUD mengklaim kembali dana BPJS sebesar Rp. 5.885.696.342 (lima milyar delapan ratus delapan puluh lima juta enam ratus sembilan puluh enam ribu tiga ratus empat puluh dua rupiah).

"Sehingga dana klaim BPJS RSUD Lembang mulai dari tahun 2017 sampai bulan september 2018 yang masuk ke rekening RSUD Lembang sebesar Rp. 11.407.928.842 (sebelas milyar empat ratus tujuh juta sembilan ratus dua puluh delapan ribu delapan ratus empat puluh dua rupiah)," ucap Truno di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Selasa (6/8/2019).

Setelah berhasil mengklaim dana BPJS, Truno mengungkapkan, pihak RSUD Lembang seharusnya menyetorkan seluruh dana tersebut ke kas Daerah Kabupaten Bandung Barat sebagai pendapatan APBD. Namun alih-alih disetorkan, Kepala UPT RSUD Lembang dan Bendaharanya justru melakukan penyalahgunaan dan tidak menyetorkan semua dana tersebut.

"Berdasarkan bukti tanda setoran hanya sebesar Rp. 3.712.011.200 (tiga milyar tujuh ratus dua belas juta sebelas ribu dua ratus rupiah)," ungkap Truno.

Oleh karena itu, terdapat kerugian negara sebesar Rp. 7.715.323.900 (tujuh milyar tujuh ratus lima belas juta tiga ratus dua puluh tiga ribu sembilan ratus rupiah). [yud]





Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19