KOTA BANDUNG

Saksi Termohon Beberkan 4 Alat Bukti Penetapan Tersangka Bos PD Pasar

Hukum  KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 22:10:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Saksi Termohon Beberkan 4 Alat Bukti Penetapan Tersangka Bos PD Pasar

Sidang praperadilan Andri Salman/Ist

RMOLJabar. Sidang lanjutan praperadilan mantan Pj Dirut PD Pasar Bandung Bermartabat, Andri Salman kembali menghadirkan dua orang saksi dari pihak termohon. Mereka adalah Kasubsi penyidikan pidsus Theo Panungkol dan Kasubsi Penuntutan pidsus Ikhsan Nasrulloh.

Pada sidang praperadilan sebelumnya, Andri Salman juga menghadirkan dua orang saksi.

Dalam persidangan kedua yang dipimpin oleh Hakim Asep Sumirat Danaatmaja, saksi menjelaskan bahwa dalam proses penyidikan telah ditemukan lebih dari dua alat bukti yang membuktikan perbuatan pemohon sebagai tersangka.

"Alat bukti pertama yaitu dari keterangan saksi, di mana dalam penyidikan telah diperiksa 19 orang saksi yang semua keterangannya bersesuaian dengan perbuatan tersangka dalam menggelapkan aset deposito PD Pasar Betmartabat" ungkap Theo Panungkol Tua dalam persidangan di pengadilan Negeri Bandung, Kamis (22/8).

Kedua saksi dari pihak termohon ini juga menjelaskan ada alat bukti lainnya, yaitu alat bukti kedua berupa alat bukti surat. Di mana dari dalam proses penyidikan, penyidik telah mendapatkan surat asli atas perjanjian gadai deposito dan perjanjian pembiayaan mudharabah yang ditanda tangan oleh tersangka.

Selanjutnya, adalah alat bukti ketiga berupa keterangan tersangka. Di mana dalam alat bukti ketiga ini, penyidik telah memeriksa Andri Salman yang sebelumnya masih berstatus saksi. Dan dari keterangan nya tersebut, yang bersangkutan telah mengakui sendiri, (bahwa) benar telah menjaminkan deposito PD Pasar Bermartabat untuk pembiayaan pihak ketiga yang sama sekali tidak ada ikatan kerja sama dengan PD Pasar, serta tanpa sepengetahuan badan pengawas PD Pasar.

Untuk alat bukti keempat, ungkap saksi, berupa alat bukti petunjuk yang didapat dari persesuaian masing-masing keterangan saksi dengan alat bukti surat dan keterangan dari Andri Salman sendiri.

"Berdasarkan alat bukti tersebut, penyidik telah menetapkan, pemohon sebagai tersangka pada tanggal 22 Juli 2019. sehingga tidak ada alasan bagi pemohon untuk mengatakan tidak ada bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan pemohon sebagai tersangka" pungkanya.

Sebelumnya, mantan Pj Direktur Utama PD Pasar Bermartabat, Andri Salman, mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka kasus dugaan korupsi aset deposito yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. Di mana penetapan Andri sebagai tersangka dinilai ada kejanggalan. [gan]


Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19