KABUPATEN KARAWANG

Hingga Agustus Realisasi PAD Baru Mencapai 42,96 Persen, Begini Tanggapan Bapenda

Pemerintahan  JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 02:54:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Hingga Agustus Realisasi PAD Baru Mencapai 42,96 Persen, Begini Tanggapan Bapenda

Sekretaris Bapenda Kabupaten Karawang, Akhmad Mustofa/RMOLJabar

RMOLJabar. Hingga bulan Agustus 2019 realisasi Pendapatan asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang baru mencapai 42,96 Persen. Artinya badan pendapatan daerah (Bapenda) cuma punya waktu empat bulan untuk memenuhi target PAD.

Menanggapi hal itu Sekretaris Bapenda Kabupaten Karawang, Akhmad Mustofa, mengaku akan berupaya ekstra menarik pendapatan dari berbagai sumber PAD yang sah. Meskipun demikian dia tak menjelaskan bagaimana upaya ekstranya itu akan dilakukan.

"Pendapatan Asli Daerah masih terus ditingkatkan di berbagai jenis pajak daerah, kumungkinan terus bertambah," ujarnya kepada RMOLJabar, Kamis (22/8).
 
Dalam penjelasannya, Mustofa masih berkutat dengan penyusunan 11 mata pajak yang baru akan kelar diakhir tahun.

"Badan Pendapatan Daerah (bapenda) karawang saat ini sedang menyusun 11 jenis pajak  pendapatan  daerah untuk mewujudkan penganggaran pendapatan yang terukur dengan menyusun metode penghitungan pajak daerah sebagai dasar penentuan target jenis pendapatan," katanya.

"Dalam penyusunan metode tersebut dikerjakan oleh Tim Bappenda, kemungkinan akan kelar diakhir Desember 2019. Sehingga awal tahun 2020 ke 11 jenis pajak daerah dimaksud selanjutnya diproses bagian hukum Pemkab untuk di proses menjadi SK maupun peraturan Bupati (perbub) sebagai payung hukum," lanjutnya.

Keyakinannya bisa mengejar target PAD salah satunya adalah dari target raihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). "Untuk sektor PBB kemungkinan akan masuk sebelum jatuh tempo tanggal 30 september 2019, Kami yakin target PAD akan tercapai " katanya.

Dia kemudian menguraikan, ada 11 mata pajak yang sedang disusun. Pihaknya pun mengaku sedang membuat metode penghitungan untuk pajak Hotel, Restoran, Pajak hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan jalan (PPJ), Pajak Parkir,  Pajak Air bawah tanah, Pajak Sarang Burung Wales, Pajak Mineral PBB serta BPHTB.

Disebutkan Mustofa, Bapanda pada tahun ini di target bisa mengumpulkan PAD sebesar Rp 1,4 Triliun, tepatnya Rp 1.414.407.023.227.00. Hingga bulan Agustus PAD yang bisa diraih baru sebesar Rp. 614.313.454.195.26 milyar. Dijelaskan Mustofa bahwa sebagian besar PAD bergantung pada pendapatan pajak yang dipatok Rp 993.639.000.000.00 milyar, itu pun baru  tercapai kurang dari setengahnya atau Rp 427.027.449.428.00 milyar.

"Apabila dikalkulasi semua dari 11 mata Pajak Daerah, baru mencapai 43,43% hingga bulan Agustus Tahun 2019," demikian Mustofa. [son]


Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad