KABUPATEN TASIKMALAYA

Korban Tewas Miras Oplosan Terus Bertambah

Peristiwa  JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 21:21:00 WIB | LAPORAN: DEDE MUHIBIN

Korban Tewas Miras Oplosan Terus Bertambah

Korban miras oplosan/RMOLJabar

RMOLJabar. Korban akibat miras oplosan yang menewaskan remaja dan pemuda asal Kampung/Desa Ciawi, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, terus bertambah.

Satu orang korban bernama Iman Suryaman (25), yang kondisinya kritis dan dirujuk ke rumah sakit Singaparna Medika Center (SMC), Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya nyawa remaja tersebut tidak tertolong, dan meninggal sekitar pukul 18.30 petang tadi.

Jumlah korban akibat miras oplosan tersebut telah merenggut tiga orang korban, bernama Aji Fadilah (19) tewas di Puskesmas Bojonggambir sekitar pukul 19.00 malam selasa (20/8), Rizki Fauzi Rhomdoni tewas saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Bojonggambir sekitar 04.00 pagi Rabu (21/8) dan terakhir Iman Suryaman.

"Ketika di rujuk ke rumah sakit, kondisi korban sudah sangat kritis, hingga akhirnya meninggal dunia diruang IGD Rumah sakit SMC Kabupaten Tasikmalaya," ujar Santo Rahman, ayah kandung korban Rizki Fauzi.

Menurut Santo, saat ini dua korban bernama Yedi dan Topan masih dalam kondisi kritis, dan masih menjalanai perawatan medis di Puskesmas Bojonggambir. Dari kedelapan orang yang ikut pesta miras, di antaranya lima masih pelajar SMA dan tiga orang lainnya sudah bekerja.  

"Sebelumnya Yedi dan Topan sudah pulang ke rumahnya, namun tadi jam 19.00 malam, mengalami kritis dan kini di rawat di Puskesmas Bojonggambir," kata Santo saat dihubungi melalui teleponnya.

Menurut pihak medis, pertolongan terhadap korban Iman Suryaman sudah dilakukan dengan reuitasi dan tindakan lainnya, namun beberapa kali dilakukan tidak ada respon. Bahkan saat cek dari nadinya sudah tidak teraba, suara jantung tidak terdengar dan akhirnya pasien dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.20 petang tadi

"Pihak rumah sakit sudah berupaya melakukan pertolongan medis, namun kondisi korban sudah dalam kondisi kritis, akibat terlalu banyak menenggak miras oplosan," kata Nadira Fathia Sabila dokter jaga IGD SMC Tasikmalaya.

Menurut bibi korban Aji Fadilah, sebelum meninggal korban Aji ditemukan sudah terkapar di dalam kamar, mengeluarkan muntah darah. Kemudian, korban sempat dibawa ke dokter umum. Namun, dokter menyarankan agar segera di bawa ke rumah sakit.

"Saya panik, ketika melihat keponakan saya sudah terkapar di dalam kamar, sambil muntah darah, kemudian saya langsung bawa ke puskesmas Bojonggambir, namun nyawanya tidak tertolong," kata Muhammad Fahmi Maulana.

Menurutnya, ke depalan orang korban pada Selasa (20/8), menenggak miras oplosan di dekat rumah korban Aji. Setelah menenggak miras bersama, dirinya merasakan pusing, mual sesak dada dan muntah.

Sementara itu, menurut Ibu Korban Iis Trisnawati, korban tidak mengetahui membeli alkohol 96 persen tersebut dari mana, karena pengakuannya dibeli oleh temannya secara udunan, kemudian dicampur dengan obat batuk dan dua minuman suplemen extra joss.

"Saya sangat sangat terpukul dengan kejadian ini, semoga aparat penegak hukum bisa menindak tegas penjual Alkohol 96 persen, jangan sampai ada korban lagi, semoga ini yang terakhir," ujar Iis

Saat ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa kompan kecil bekas alkohol 96 persen, plastik obat batu dan ektra joss. Dugaan sementara, tewasnya tiga korban murni akibat ovder dosis miras oplosan. [gan]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 11:18:00