JAWA BARAT

Ridwan Kamil Raih Penghargaan Khusus Diaspora dari BritCham Indonesia

Pemerintahan  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 13:55:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Ridwan Kamil Raih Penghargaan Khusus Diaspora dari BritCham Indonesia

Ridwan Kamil/dok

RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendapat Penghargaan Khusus Diaspora atau Special Diaspora Award dari British Chamber of Commerce (BritCham) Indonesia.

Penghargaan diberikan berkat kepemimpinan Ridwan Kamil yang proaktif dalam mempromosikan potensi Jawa Barat di berbagai kesempatan, khususnya di mancanegara termasuk Inggris.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan penghargaan kepemimpinan dari pemerintah Inggris melalui Kadin (Kamar Dagang dan Industri)-nya terkait usaha proaktif," ucap Emil, sapaan akrabnya, pada perayaan 40 tahun dukungan BritCham untuk perdagangan dan keanggotaannya di Indonesia yang digelar di Jakarta, Jumat (23/8).

Pada kesempatan itu, Emil pun menegaskan konsep proaktif. Menurutnya, strategi pembangunan negara yang perlu dilakukan saat ini tidak bisa hanya dilakukan dengan menunggu pihak yang ingin kerja sama, tapi perlu juga upaya lain seperti diplomasi ke berbagai negara.

"Hari ini pembangunan negeri ini tidak bisa hanya dengan jaga warung. Tapi melakukan diplomasi atau jemput bola. Jemput bola itu kita mendatangi, kita merumuskan," ungkapnya.

Upaya proaktif itulah, kata Emil, yang membuat hubungan antara Jawa Barat-Inggris sangat erat. Ada banyak kerja sama di berbagai bidang yang telah dilakukan Jawa Barat-Inggris, termasuk kerja sama dengan Plastic Energy Limited, perusahaan pengolahan sampah plastik, dari kunjungan kerja Emil di Inggris Juli lalu.

"Kunjungan lima hari (ke Inggris) beberapa waktu lalu, ada 17 komitmen dan mudah-mudahan ini memberikan percepatan pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Jawa Barat," katanya.

Inggris sendiri memiliki anggaran setara Rp50 triliun untuk diinvestasikan di Indonesia. Maka, Emil mengajak warga dan para pengusaha Jawa Barat untuk ambil bagian memanfaatkan anggaran yang dimiliki Negeri Ratu Elizabeth itu.

"Jadi, kita akan memanfaatkan dana dari Inggris untuk Indonesia ini melalui Jawa Barat. Saya kira kalau pemerintah provinsi sudah sangat proaktif, maka pengusaha-pengusahanya harus lebih proaktif," tandasnya.

Dilansir situsweb resmi BritCham, British Chamber of Commerce berdiri sejak 1999. Selama itu, BritCham menjadi forum bagi tokoh penting politik, bisnis, hingga para ahli dari berbagai bidang.

Di Indonesia, BritCham hadir untuk merepresentasikan kepentingan bisnis pemerintahan serta pengambil keputusan lain dari Inggris.[son]

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19