PLN Dongkrak Ekonomi Masyarakat Di Lokasi PLTU Indramayu

Ekbis  KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 , 07:58:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

PLN Dongkrak Ekonomi Masyarakat Di Lokasi PLTU Indramayu

UMKM Bunda Mandiri/Ist

RMOLJabar. Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah khususnya di daerah sekitar pembangunan proyek, PT PLN (Persero) UIP JBT I melalui Unit Pelaksana Proyek Pembangkit JBT 4 me-launching sebuah toko untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bunda Mandiri yang berada di jalur Pantura, seberang lokasi PLTU Indramayu 1x1000 MW di Kabupaten Indramayu.

Sebelumnya, PLN juga telah menyalurkan bantuan CSR secara bertahap untuk UMKM Bunda Mandiri, di antaranya pendampingan untuk pembentukan kelompok, bantuan dana untuk pembuatan izin IPRT, menfasilitasi kegiatan sosialisasi pengolahan makanan yang diisi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, bantuan peralatan produksi, bantuan bahan baku sebagai modal usaha, dan bantuan dana sewa ruko selama 1 tahun.

"Kelompok usaha bersama Bunda Mandiri ini sudah aktif sejak tahun lalu, yang kemudian kami dukung dan ajak untuk berkolaborasi melalui program Agrobisnis Connection sehinggga terbentuklah UMKM bernama Bunda Mandiri. Dengan beberapa bantuan yang telah disalurkan oleh PLN, kami berharap UMKM ini dapat lebih menghidupkan perekonomian masyarakat di sekitar proyek," kata Heryana Rinaldi Hidayat, Manager Teknik PLN UPP Kit JBT 4, Rabu (28/8).

Ia menyampaikan, program CSR Agrobisnis Connection merupakan upaya PLN untuk mengkoneksikan para produsen, penjual dan pembeli yang tersebar di sekitar proyek PLTU Indramayu 1x1000 MW ke dalam satu wadah usaha yang diorganisir dengan lebih baik.

"Sebelum UMKM Bunda Mandiri diresmikan, Bunda Mandiri merupakan kelompok usaha bersama yang dibentuk secara mandiri pada tahun 2018 bersama beberapa penggiat usaha lainnya di Desa Sumuradem dan Desa Sumuradem Timur, Kabupaten Indramayu," terang Heryana.

Kelompok tersebut aktif memproduksi makanan oleh-oleh khas daerah, seperti Kerupuk Seblak. Dilatarbelakangi dengan kondisi ibu-ibu tersebut yang mempunyai keahlian pengolahan makanan serta belum adanya wadah bagi mereka untuk memulai usaha, PLN kemudian menyalurkan bantuan CSR melalui  program Agrobisnis Connection

Saat ini anggota UMKM Bunda Mandiri memiliki kurang lebih 21 anggota pelaku usaha. Ada berbagai macam produk yang dihasilkan, di antaranya Makaroni Seblak, Kripik Pisang, Kerupuk Mares, Abon Lele, Abon Ayam, Sambal Oncom Kering, Keripik Ubi Balado, Keripik Tempe, Keripik Bayam, Peyek Kacang, Coklat Bom, dll. Berbagai macam produk tersebut sebelumnya hanya dijual di toko-toko milik orang lain maupun pasar terdekat, namun kini sudah dapat dijual di toko milik UMKM Bunda Mandiri. [gan]

Komentar Pembaca
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad