Rizal Ramli Nilai Saran Bank Dunia Agar Pemerintah Perbaiki CAD Sudah Basi

Politik  SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 , 10:24:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Rizal Ramli Nilai Saran Bank Dunia Agar Pemerintah Perbaiki CAD Sudah Basi

Rizal Ramli/net

RMOLJabar. Delegasi Bank Dunia dan pemerintah Indonesia membahas berbagai upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi eskalasi ekonomi global yang makin tak menentu. Pembicaraan itu berlangsung di Istana Negara, kemarin, Senin (2/9).

Diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves , Indonesia sebaiknya memperbaiki defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) untuk memacu perekonomian di tengah ketidakpastian global.

Chaves berpandangan, memperibaiki CAD selain menambah modal juga akan memperbaiki aliran portofolio bagi Indonesia.

Menanggapi saran dari utusan Bank Dunia itu, Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menganggap statemnet Chaves basi. Rizal bahkan tertawa mengetahui pandangan Bank Dunia yang meminta pemerintah Indonesia memperbaiki defisit transaksi berjalan guna menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Rizal, apa yang disampaikan Bank Dunia ke pemerintah sudah diprediksi sejak lama, sudah setahun terakhir desakan untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan digaungkan ke pemerintah.

Rizal mengatakan, sebelum Bank Dunia meminta pemerintah memperbaiki defisit transaksi berjalan, para ekonom dan analis-analis nasional sudah merekomendasikan hal itu kepada pemerintah. Khususnya kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani agar segera mengambil langkah jitu memperbaiki CAD.

"Haha, analis-analis nasional sudah ingatkan sejak setahun yang lalu. Bank Dunia baru nyadar, telat amat. Pantesan SPG IMF/Bank Dunia baru ngakui ekonomi Indonesia dalam masalah," tulis Rizal dalam unggahan twitternya, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/9).

Sekadar informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan pada kuartal II 2019 mencapai 8,4 miliar dollar AS atau 3 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut membengkak 21 persen jika dibandingkan kuartal I 2019 yang mencapai 6,97 miliar dollar AS.[son]

Komentar Pembaca
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad