KABUPATEN BANDUNG

Sambut Pilkada 2020, Bawaslu Dan Kejari Jalin Sinergitas

Politik  SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 , 20:24:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

Sambut Pilkada 2020, Bawaslu Dan Kejari Jalin Sinergitas

Kunjungan Bawaslu ke Kejari/RMOLJabar

RMOLJabar. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bandung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung siap kembali menjalin sinergitas menyambut pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang.

Untuk kembali merajut kebersaamaan mengawal pesta demokrasi tahun depan, para pimpinan dan komisioner Bawaslu mengunjungi Kantor Kejari Kabupaten Bandung pada Selasa (3/9).

Kunjungan tersebut disambut dengan baik oleh Kepala Kejari Kabupaten Bandung, Toto Sucasto didampingi oleh Hendro Wasisto yang merupakan anggota sentra Gakkumdu Kabupaten Bandung.

"Pertemuan ini juga ikut membahas terkait dengan evaluasi pasca Pemilu 2019, terutama dalam menangani pelanggaran tindak pidana Pemilu," ujar Komisioner Bawaslu Komarudin kepada wartawan.

Menurut Komarudin, dalam menangani setiap pelanggaran pidana pemilu di sentra gakkumdu, peran kejaksaan sangat dibutuhkan karena sudah dirasakan dalam setiap proses penanganan pelanggaran.

"Terutama kejaksaan yang selalu memberi pengetahuan kepada Bawaslu terkait dengan proses penindakan pelanggaran pidana" ujar Komarudin yang juga Koordiv Penanganan dan Penindakan Pelanggaran.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Januar Solehuddin mengatakan, dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, berdasarkan UU No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI mengisyaratkan bahwa lembaga tersebut berada pada posisi sentral.

"Dengan peran strategis dalam pemantapan ketahanan bangsa. Karena Kejaksaan berada di poros dan menjadi filler antara proses penyidikan dan proses pemeriksaan di persidangan serta juga sebagai pelaksana penetapan dan keputusan pengadilan," kata Januar.

Sehingga, lanjut dia, Lembaga Kejaksaan sebagai pengendali proses perkara (Dominus Litis), karena hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke Pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana.

"Peran Kejaksaan dalam sentra gakkumdu sangat dibutuhkan terutama pada proses penindakan pelanggaran, hal inilah yang kemudian membuat Bawaslu Kabupaten Bandung menjadi kuat dan berintegritas dalam menegakkan keadilan pemilu," bebernya.

Januar juga mengapresiasi kinerja dan peran kejaksaan dalam penanganan tindak pidana pemilu di Kabupaten Bandung. Sesuai dengan Perbawaslu 31 Tahun 2018 tentang Sentra Gakkumdu, Bawaslu bisa merekomendasikan kepada kejaksaan untuk memberikan penghargaan.

"Dengan demikian, Bawaslu Kabupaten Bandung harus tetap menjalin sinergitas dengan kejaksaan dan kepolisian agar integritas sebagai penegak keadilan pemilu semakin kuat dan solid," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung Toto Sucasto berharap sinergitas dan soliditas antara kejaksaan dan Bawaslu tetap terjalin terutama menghadapi Pilkada 2020 nanti.

"Bahwa soliditas dan sinergitas antara pengawas dan kejaksaan harus tetap dijaga dan dirawat, agar kita tetap maju dalam menegakkan keadilan Pemilu," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00