KOTA SUKABUMI

Banser Tidak Mudah Dibubarkan, Langkahi Dulu NU

Politik  KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 , 09:24:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Banser Tidak Mudah Dibubarkan, Langkahi Dulu NU

GP Ansor Kota Sukabumi/RMOLJabar

RMOLJabar. Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Sukabumi menegaskan Banser tidak mudah dibubarkan. Pasalnya, Banser merupakan Pasukan khusus dari GP Ansor. Di mana GP Ansor ialah badan otonom dari Nahdlatul Ulama (NU).

"Kalau di luar sana banyak yang teriak-teriak dan membuat tagline Bubarkan Banser, menurut saya langkahi dulu atau bubarkan dulu NU, maka secara otomatis bubar juga Ansor dan Banser," ujar Ketua GP Ansor Kota Sukabumi Sudar Fauzi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (5/9).

Menurutnya, membubarkan NU tidaklah mungkin. Pasalnya mereka akan berhadapan dengan para wali. Baik yang masih hidup maupun sudah wafat.

"Begitupun dengan keberadaan GP Ansor dan Banser, semakin dibully dan diisukan negatif semakin tren," ucapnya.

Hal itu terbukti dengan ribuan anak muda di Indonesia bergabung dengan Ansor Banser. Bahkan Ansor Banser ini sudah ada di beberapa negara seperti di Korea Selatan, Mesir dan Malaysia.

"Ini menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia dan dunia menerima kehadiran Ansor Banser di tengah-tengah mereka," ungkapnya.

Meskipun begitu, dirinya telah mengintruksikan seluruh Kader Ansor dan Anggota Banser agar tidak terpancing. Terutama dengan ramainya tuntutan pembubaran Banser.

"Jangan terprovokasi dan tetap satu komando dari Pimpinan Pusat Melalui PW Ansor Jawa Barat," terangnya.

Selain itu, terus setia menjaga keutuhan NKRI dan menolak keras terhadap organisasi radikal yang ingin mengubah ideologi bangsa dan negara.

"Ansor Banser Kota Sukabumi senantiasa ta’dzim dan patuh terhadap Kyai, ikhlas dan sabar dalam berjuang. Serta lebih mengedepankan tabayyun dan silaturahim dengan berbagai pihak," paparnya.

Ansor dan Banser akan tetap tumbuh dengan semangat yang berkobar. Hal itu bukan karena politik tertentu.

"Ansor Banser akan terus tumbuh dan berkembang karena agama dan bangsa Memanggil kita," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar