LBH Jakarta Sebut Salah Satu Pengibar Bintang Kejora Ditahan Di Sel Isolasi

Hukum  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 02:56:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

LBH Jakarta Sebut Salah Satu  Pengibar Bintang Kejora Ditahan Di Sel Isolasi

Nelson Simamora/Net

RMOLJabar. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengaku mendapat informasi bahwa Jubir Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Paulus Suryanta Ginting ditahan di ruang isolasi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Suryanta adalah satu dari enam mahasiswa yang di tahan polisi karena melakukan pengibaran bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara Jakarta
 
Menurut Kepala Advokasi LBH Jakarta, Nelson Simamora, dirinya mendapat info tersebut dari kuasa hukum keenam mahasiswa yang ditangkap Polisi.

"Jadi yang kemarin kita dengar itu adalah Surya. Dia cerita ke kita waktu jenguk kuasa hukum kemarin (4/9) bahwa dia ruangannya terpisah," ucap Nelson Simamora seperti dimuat Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/9).

Nelson menduga ruangan terpisah itu adalah ruang isolasi. Sebab berdasar penuturan Surya, ruangan yang ditempatinya tidak memiliki lampu penerangan dan dia hanya bisa menghadap ke dinding.

Kata teman-temannya (tersangka lain) nggak ada lampu dan kemudian banyak nyamuk dan gelap. Kemudian hanya bisa lihat dinding. Kemudian dia nggak ada temannya di satu sel," jelasnya.

Selain Surya, polisi turut menangkap Ambrosius Mulait, Carles Kossay, Dano Tabuni, Isay Wenda, dan Wenebita Wasiangge. Mereka diduga telah melakukan tindak pidana makar karena adanya rencana ingin merdeka dan melakukan referendum.[son]


Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 11:18:00