Anggaran Pilkada Kurang, Bawaslu Kabupaten Bandung Bingung

Politik  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 18:09:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

Anggaran Pilkada Kurang, Bawaslu Kabupaten Bandung Bingung

Ilustrasi Pilkada/Net

RMOLJabar. Bawaslu Kabupaten Bandung sangat berharap Pemkab Bandung dapat mengucurkan dana untuk kebutuhan Pilkada 2020 mendatang sesuai dengan pengajuan.

Pasalnya, bila gelontoran dana tidak selaras dengan yang diajukan dapat mempengaruhi pelaksanaan Pilkada tahun depan yang tahapannya akan mulai berjalan tahun ini.

Begitu disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bandung Januar Solehuddin saat dihubungi, Jumat (6/9).

Januar mengatakan, jajarannya sudah mengajukan anggaran Rp29 miliar untuk kebutuhan Pilkada. Tetapi, Pemkab Bandung hanya menyanggupi sekitar Rp22 miliar.

"Ini (anggaran) yang membuat kami agak bingung. Makanya kami tetap berharap ada solusi dan jalan lain agar anggaran yang diajukan (ke Pemkab) bisa sesuai," ujarnya.

Ditambahkan Januar, untuk anggaran yang dibutuhkan pada tahapan Pilkada 2020 yang akan berlangsung di tahun ini, Bawaslu belum menerima kejelasan dari Pemkab.

"Dari kebutuhan di tahun 2019 sekitar Rp710 juta (dari total Rp29 M). Informasinya Badan Anggaran (DPRD) hanya menyetujui sekitar Rp380 juta," kata Januar.

Bawaslu, lanjut Januar, dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan jajaran Bawaslu di tingkat Jawa Barat maupun Pusat perihal kondisi kebutuhan anggaran (Pilkada) ini.

"Termasuk akan menginformasikan soal pengajuan dana yang hanya bisa dipenuhi Rp22 M dari kebutuhan. Apakah nanti ada bantuan APBN atau seperti apa," ucapnya. [gan]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00