Khawatir Bikin Malu, Ketua Demokrat Minta Esemka Jangan Diaku Sebagai Mobil Nasional

Politik  MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 , 08:16:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Khawatir Bikin Malu, Ketua Demokrat Minta  Esemka Jangan Diaku Sebagai Mobil Nasional

Ilustrasi/net

RMOLJabar. Presiden Joko Widodo telah meresmikan pabrik mobil dalam negeri PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali, Jumat (6/9).

Ada pihak yang menyebutnya sebagai keberhasilan pemerintah Jokowi membangun industri mobil nasional. Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengingatkan agar tidak sembarangan menggunakan istilah mobil nasional untuk menyebut produksi dari perusahaan tersebut.

Menurutnya penggunaan istilah mobil nasional berkaitan dengan jati diri bangsa. Termasuk menjadi ikon kemajuan negeri di industri otomotif dunia.

Jadi jangan main-main pakai istilah ini. Nanti satu negeri malu,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Minggu (8/9).

Apalagi, pabrik mobil Esemka itu disebut-sebut hanya merakit ulang bahan-bahan yang impor dari luar negeri. Bukan murni memproduksi mobil sendiri.

Jansen mengingatkan bahwa produksi dan merakit merupakan dua hal yang berbeda.

Memproduksi dan merakit itu beda. Anak saya merakit lego dan dia katakan: Papa aku telah berhasil membuat transformers”,” contohnya.[son]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar