Demokrat Setuju Pemindahan Ibu Kota

Politik  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 12:12:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Demokrat Setuju Pemindahan Ibu Kota

Sekretaris DPC Partai Demokrat Henry Slamet/RMOLJabar

RMOLJabar. Partai Demokrat Kota Sukabumi menyetujui adanya pemindahan ibu kota Indonesia. Pasalnya, Jakarta sudah padat.

"Jakarta sudah padat, lahannya habis. Bahkan laut saja diurug untuk menambah lahan baru," ujar Sekretaris DPC Partai Demokrat Henry Slamet, Senin (9/9).

Apabila ibu kota Indonesia dipindahkan, akan ada pemerataan pembangunan. Selain itu, mengurangi kepadatan dan polusi di Jakarta.

"Tinggal dibahas di DPR RI terkait peraturan dan undang undangnya," ucapnya.

Penolakan pemindahan sendiri merupakan hal yang wajar. Namun selama ada kajian akademis, sah sah saja.

"Pemerintah tidak memaksakan masyarakat untuk pindah. Makanya pemerintahannya yang dipindahkan. Sehingga sejumlah pegawai pemerintah pun turut serta pindah," ungkapnya.

Dinilai anggaran pemindahan ibu kota Indonesia terlalu besar, hal itu apabila semuanya dibiayai pemerintah. Namun, tidak perlu semua semua anggaran dibebankan kepada pemerintah.

"Misalnya perumahan untuk pegawai,tidak perlu dibangun pemerintah. Namun bisa juga oleh swasta yang bekerjasama dengan pemerintah," pungkasnya. [yud]




Komentar Pembaca