Polda Ungkap Peredaran Kosmetik Kedaluwarsa

Hukum  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 16:04:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Polda Ungkap Peredaran Kosmetik Kedaluwarsa

Dirkrimsus Polda Jabar Kombes Samudi/RMOLJabar

RMOLJabar. Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengamankan ribuan kosmetik kadaluwarsa yang masih diperjualbelikan di Ciparay, Kabupaten Bandung.

Polisi juga turut mengamankan pelaku berinisial P (37) yang memproduksi dan mengedarkan ribuan produk kosmetik, obat-obatan, dan kebutuhan rumah tangga yang membahayakan konsumen tersebut.

Dirkrimsus Polda Jabar Kombes Samudi menjelaskan, pelaku mengedarkan barang kadaluarsa tersebut dengan cara menghapus tanggal kadaluarsa menggunakan beberapa peralatan seperti tinner dan cotton but.

"Jadi masa expirednya sudah habis dihapus, kemudian dengan menggunakan beberapa peralatan ini untuk menghapus atau menunggunting beberapa barcode yang menempel di beberapa produk koametik," ucap Samudi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Senin (9/9/2019).

Lebih lanjut, Samudi mengungkapkan, tersangka P sudah menjalani aksinya menjual produk kosmetik kadaluwarsa selama tiga tahun. Tak tangung-tanggung pendapatan tersangka P pun bisa mencapai lima sampai sepuluh juta rupiah per minggu.

"Ini omsetnya 1 hari karyawan mampu menghapus dan menggunting produk2 expire 2000 pcs. Penghasilannya 1 minggu bisa 5 sampai 10 juta," tutur Samudi.

Samudi mengungkapkan, berdasarkan keterangan pelaku, biasanya barang tersebut diedarkan ke wilayah Surabaya dan Medan. Selain itu, pelaku acapkali mendatangi tempat-tempat keramaian seperti Car Free Day untuk memasarkan produknya.

Selain itu, lanjut Samudi. Pihaknya akan melakukan pengembangan untuk mengungkap asal barang-barang yang didapat oleh pelaku dan mencari barang-barang kadaluarsa lainnya.

"Kita akan terus mencari kemungkinan masih banyak barang-barang berupa obat atau kosmetik yang sudah kadaluarsa," pungkas Samudi.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 8 ayar 1 huruf d dan/atau huruf e dan/atau huruf f dan/atau huruf g UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana lima tahun penjara.[son]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 11:18:00