Kasus Vina Garut Viral, Soal Korupsi Apa Kabar?

Hukum  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 17:00:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD IRFAN

Kasus Vina Garut Viral, Soal Korupsi Apa Kabar?

Kabupaten Garut/net

RMOLJabar. Berlarut-larutnya penanganan kasus korupsi di Kabupaten Garut, akhirnya mendapat respon dari sejumlah tokoh dan sesepuh Kabupaten Garut yang tergabung dalam perkumpulan Wi Asgar (Wargi Asal Garut) Jawa Barat.

Ketua Wi Asgar Jawa Barat, Agung Suryamal mengatakan, kasus korupsi di Garut bukan lagi menjadi perhatian warga Garut, tapi sudah nasional.

"Saya juga sempat baca di beberapa media nasional kasus-kasus korupsi Garut itu, tapi kenapa ya tidak selesai-selesai. Korupsi adalah salah satu faktor terhambatnya pembangunan dan faktor tumbuhnya kemiskinan," kata Agung, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (9/9).

Agung juga meminta, penegak hukum di Garut untuk tidak lunak menggarap kasus-kasus korupsi tersebut.

"Apapun alasannya, jangan melunak, kasus korupsi ini extraordinary crime, bukan lagi kasus hukum biasa. Kalau perlu KPK saja yang turun. Jangan juga karena ada ramai pemberitaan vina Garut kemarin, kasus korupsinya malah dilupakan. Kasus korupsi urgent untuk segera diselesaikan," kata Agung.

Sebelumnya diberitakan, para aktivis anti korupsi sudah pesimis dengan penanganan kasus korupsi yang sedang digarap penegak hukum di Garut.

Aktivis antikorupsi Garut Agus Sugandhi juga angkat bicara terkait berbagai alasan yang dilontarkan pihak kejaksaan Garut hingga kasus korupsi Garut seolah jalan ditempat.

Bahkan, Agus membuka pada publik adanya indikasi upaya penghentian kasus ini yang dilakukan para makelar kasus.

Kepala Kejaksaan Garut, Azwar juga telah menjawab pernyataan Agus ini. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatian masyarakat Garut.

Kata dia sikap kritis ini penting untuk memberikan semangat pemberantasan korupsi yang sedang digarap institusinya.

"Saya kok tidak yakin, tapi itu bukan hal yang mustahil. Saya menyayangkan jika ada seperti itu. Ditengah-tengah seriusnya dan gencarnya kami menangani pelaporan ini ada oknum-oknum yang seperti itu. Dan saya menyesalkan harus seperti itu. saya juga berterimakasih jika ada informasi itu," jelasnya.

"Saya tiap minggu mengingatkan mereka (anggotanya) untuk sungguh-sungguh, jangan ada macam-macam, karena semua orang melihat kita, bukan kasus ecek-ecek, kasus ini bukan hanya (diawasi) masyarakat Garut, tapi bahkan Jawa Barat mungkin, bahkan nasional ikut memantau penanganannya. Kalau masih ada oknum-oknum seperti itu saya sangat kecewa. Tiap minggu tegaskan, kalau ada (indikasi kerugian negara) lanjutkan," tambah Azwar. [yud]






Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 11:18:00