Pertahankan Figur Perempuan, PDIP Kembali Tunjuk Ineu Jadi Pimpinan Dewan

Politik  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 21:50:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Pertahankan Figur Perempuan, PDIP Kembali Tunjuk Ineu Jadi Pimpinan Dewan

Ineu Purwadewi Sundari/net

RMOLJabar. Pertahankan figur wanita, DPP PDIP kembali menunjuk Ineu Purwadewi Sundari menjadi pimpinan DPRD Jabar periode 2019-2024. Sebagai wakil PDIP yang jadi pimpinan dewan, Ineu diberi tugas utuk mengawal hasil Kongres Bali.

"Di aturan internal partai, batas maksimal jadi pimpinan sebanyak dua kali, yang bersangkutan kan baru sekali. Selain itu, kami masih mempertahankan figur perempuan‎,"demikian dikatakan Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, kepada RMOLJabar, Senin (9/9).

Penetapan Ineu sendiri dilakukan melalui mekanisme penunjukan pimpinan DPRD di internal partai yang ditetapkan oleh pengurus DPP. ‎

"DPP sudah menunjuk saudari Ineu Purwadewi untuk di pimpinan DPRD lewat serangkaian mekanisme yang diatur di peraturan internal partai,"kata Ono

Saat ini, para anggota DPRD Jabar sedang menyusun alat kelengkapan dewan (AKD). Seperti diketahui periode sebelumnya, Ineu juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jabar.

Ono yang baru menjabat Ketua DPD PDIP bersamaan dengan periode baru anggota DPRD Jabar yang terpilih di Pileg 2019, tidak lupa menitipkan tugas berat untuk Ineu, yang diminta mengawal keputusan dan kebijakan.

"Terkait itu, Ineu harus mengawal keputusan dan kebijakan partai yang dihasilkan di Kongres PDIP di Bali, untuk dikawal di Jabar," ujar Ono

Menurutnya, setidaknya tugas para anggota DPRD Jabar harus mengawal sejumlah hal prioritas partai, seperti, sandang pangan papan, tenaga kerja, infrastruktur, ‎agama dan kepercayaan serta pariwisata.

"Hal itu yang dihasilkan pada workshop di Kongres PDIP yang harus dikawal. Sehingga, bu Ineu dan semua kader PDIP Jabar, harus lebih bawel, kritis dan lebih sensitif terhadap isu-isuk rakyat," sambungnya.‎

Kedepannya setelah kembali ditunjuk sebagai pimpinan dewan Ineu diminta lebih vokal menyuarakan aspirasi masyarakat dan mengkritisi pemerintah.[son]

Komentar Pembaca