Proyek Kereta Cepat Cemari DAS Citarum

Peristiwa  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 15:14:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Proyek Kereta Cepat Cemari DAS Citarum

Sidang Satgas Citarum Sektor-13/RMOLJabar

RMOLJabar. Satgas Citarum Sektor-13 lakukan sidak ke Proyek Kereta Cepat yang berlokasi di Desa Puteran, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat lantaran salah satu anak sungai Citarum tercemar limbah proyek.

Kegiatan sidak sendiri dipimpin langsung oleh Komandan Sektor 13 Kolonel Inf Nazwardi Irham dan Kepala Bidang Pencemaran dan kerusakan Lingkungan (P2KL) Kabupaten Bandung Barat, Wiriawan berserta sejumlah anggota satgas citarum harum.

Di lokasi proyek, satgas menemukan aliran sungai Cileleuy nampak keruh berwarna abu-abu. Pencemaran sungai tersebut dampak dari pengeboran terowongan sedalam 120 meter. Satgas bersama Dinas lingkungan hidup kemudian mengambil sample air yang keluar dari pipa limbah proyek.

Tak hanya itu, satgas kemudian mengumpulkan seluruh pegawai kontruksi Proyek Kereta Cepat tersebut untuk meminta keterangan terkait tercemarnya Sungai Cileleuy.

"Ya kami datang ke lokasi untuk meminta pengelola proyek membenahi pengolahan limbahnya agar sungai tidak tercemar seperti saat ini," ujar Dansektor 13 Kolonel Inf Nazwardi Irham, kepada awak media, Selasa (10/9).

Dansektor mengatakan, hal tersebut sangat penting dilakukan lantaran sungai Cileleuy merupakan anak sungai Citarum serta sumber air yang sering digunakan warga Cikalong Wetan. Terlebih saat musim kemarau seperti saat ini.

"Jika dibiarkan, kasian warga yang di hilir tidak bisa memanfaatkan air untuk mandi dan cuci pakaian serta mencuci alat rumah tangga, bahkan berimbas pada areal pesawahan warga," katanya.

Seharusnya kata dia, pihak Proyek memiliki tempat penampungan limbah agar aliran air sungai Cileleuy tidak tercemar. "Ini malah dibuang langsung kesungai," tuturnya.

Ditempat yang sama, Firman, salah satu Safety Officer Crec 6-3 Incelen Shaft Contrucion PT. KCIC mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan permintaan ke pihak pemborong kontruksi untuk membuat tempat pembuangan limbah pengeboran.

"Ya sebelumnya mohon maaf tetapi dengan adanya kunjungan dari sektor 13 dan dinas terkait ini menjadi bahan evaluasi pihak pengerjaan kontruksi," ucap dia.

Sementara, didampingi penerjemah Owner PT. Crec 6-3 Incelen Shaft Contrucion, Hoang meminta waktu dalam satu minggu untuk pembuatan penampungan serta memasang alat sterilisasi limbah.

"Mohon waktu untuk pembuatan tempat limbah pembuangan," ujar Hoang didampingi penerjemah. [gan]

Komentar Pembaca