KABUPATEN BANDUNG BARAT

Tangkuban Parahu Erupsi, Travel Dan Wisatawan Merugi

Peristiwa  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 15:59:00 WIB | LAPORAN: ALVIN ISKANDAR

Tangkuban Parahu Erupsi, Travel Dan Wisatawan Merugi

Gerbang masuk Tangkuban Parahu/RMOLJabar

RMOLJabar. Erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang berlangsung sejak Jumat (2/8) sampai saat ini berdampak besar terhadap menurunnya minat kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Bandung Barat. Akibatnya, tidak sedikit, perusahaan travel mengalami kerugian.

Pemilik perusahaan travel, MJ Trans, Nanang mengatakan, sebelum Gunung Tangkuban Parahu erupsi, perusahaan travel miliknya dalam satu bulan biasa mengantar wisatawan sebanyak 40 kali perjalanan. Akan tetapi, dengan kondisi Gunung Tangkuban Parahu saat ini, tidak sedikit wisatawan mancanegara yang membatalkan order sehingga berimbas kerugian untuk pihak biro perjalanan.

"Rugi udah pasti. Kerugian untuk pihak travel karena order 'cancel' sampai sekarang ada sekitar 10-15 persen yang cancel," kata Nanang, saat ditemui di Cikole-Lembang, Selasa (10/9).

Dari Agustus sampai September ini, dia menerangkan, biro perjalanannya hanya mendapat 15 order wisata. Itu pun kunjungan wisatanya dialihkan dari yang semula direncanakan berwisata ke Lembang diganti berwisata ke tempat-tempat wisata yang ada di selatan Bandung.

"Dari pada tidak ada sama sekali, jadi kita alihkan saja ke selatan seperti ke Kawah Putih, tapi di Lembang juga masih banyak tempat wisata, jadi enggak perlu risau dengan kondisi Tangkuban Parahu saat ini," ungkapnya.

Selaku biro perjalanan, dia mengakui, wana wisata di Kabupaten Bandung Barat khususnya Gunung Tangkuban Parahu memiliki daya tarik yang bagus bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Akan tetapi, pihak pengelola wisata di Lembang kurang bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan travel yang telah membantu membawakan pengunjung.

"Selain tiketnya yang mahal, kita pun harus membeli tiket padahal kita sudah membawa tamu, tapi kalau tamu mancanegara, cukup tamu yang beli tiket, kitanya gratis," ucapnya.

Sementara itu, wisatawan asal Singapura, Syahidah (24) mengungkapkan, dirinya merasa kecewa dengan ditutupnya wisata Gunung Tangkuban Parahu.

"Ada kecewa karena ini kali pertama datang ke Bandung. Banyak teman rekomen Tangkuban Parahu karena pemandangannya bagus," ujarnya.

Meski mengetahui Gunung Tangkuban Parahu sedang dalam periode erupsi, dia menyampaikan, kunjungan ke Indonesia khususnya ke Lembang tidak dibatalkan. Bahkan akan direncanakan berkunjung kembali saat musim libur nanti.

"Tidak ada rasa takut (erupsi gunung) karena saya tengok perkembangannya dari internet," bebernya. [gan]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

Latma CT CPX TNI-SAF Berakhir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 11:18:00