Cinta Buta Berujung Penusukan Siswa SMKN 1 Bandung

Hukum  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 21:04:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Cinta Buta Berujung Penusukan Siswa SMKN 1 Bandung

Kompol Ari Purwantono/RMOLJabar

RMOLJabar. Terbakar api cinta buta, seorang pemuda asal Kota Bandung tega menganiaya seorang pelajar putri SMKN 1 Bandung.

Tersangka RG menganiaya korban ZPD dengan cara menusukan pisau dapur tepat ke rusuk kanan korban.

Kapolsek Sumur Bandung Kompol Ari Purwantono mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 07.30 pada saat korban ZPD akan melakukan fotocopy tugas sekolahnya di Jalan Wastukencana, Kota Bandung.

Pada saat korban sedang berada di sebuah toko fotocopy, tersangka RG langsung membekap korban dan menikam pisau dapur yang sudah di bawanya dari rumah.

"Korban bersama temannya berlari menuju arah sekolah, akan tetapi pelaku terus mengikuti korban dan temannya," ucap Ari di Mapolsek Sumur Bandung, Jalan Kebon Sirih, Kota Bandung, Selasa (10/9).

Ari menjelaskan, setelah korban dan temannya memanggil petugas keamanan sekolah tersangka RG kemudian melarikan diri. Kemudian, polisi menerima laporan dan berhasil mengamankan Tersangka RG tidak jauh dari lokasi penusukan.

"Informasi dari sekolah langsung direspon oleh tim reserse kami, ternyata tidak jauh dari smk itu pelaku masih berada di seputaran itu," ujar Ari.

Ari mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari tersangka. RG menikam korban dikarenakan cintanya tidak dibalas. Bahkan, tersangka RG sudah memendam cinta terhadap korban sudah cukup lama.

"Motifnya ini pelaku mengejar terus korban dari kenalnya sudah lama dari SMP (Sekolah Menengah Pertama). Terobsesi satu wanita itu (korban ZPD)," tutur Ari.

Tersangka RG dapat terjerat pasal 351 KUHP Junto tentang tindak pidana penganiyaan berat. Dan Pasal 80 nomor 17 UU tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Ditemui di tempat yang sama, Tersangka RG mengungkapkan, dirinya tegas menusuk korban dikarenakan sakit hati. Pasalnya, RG merasa harga dirinya dijatuhkan oleh korban di media sosial. RG juga sudah memiliki ketertarikan terhadap korban sudah sejak lama. Hal itu berawal dari perkenalannya dengan korban di media sosial dan berlanjut pada pertemuan pertama.

"Dia mencemarkan nama baik lewat Instagaram, bahwa saya jelek serem. Kemudian saya liat zara pelukan sama cowok di Instagram," pungkas RG. [gan]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar