Bekraf Akan Gelar Kampanye Anti Pembajakan Di Kota Bandung

Ragam  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 02:01:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Bekraf Akan Gelar Kampanye Anti Pembajakan Di Kota Bandung

Bekraf akan gelar kampanye anti pembajakan/RMOLJabar

RMOLJabar. Indonesia termasuk salah satu negara yang penduduknya paling banyak mengakses situs web bajakan dengan jumlah kunjungan sebanyak 10.4 miliar pada tahun 2017.

Rendahnya kesadaran masyarakat untuk menghargai Hak Kekayaan lntelektual (HKI) orang lain, adalah salah satu faktor yang menyebabkan kasus pembajakan di lndonesia masih kerap terjadi.

Demikian disampaikan Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf Ari Juliano Gema, dalam acara Konferensi Pers yang digelar di Gedung Sate, Bandung, pada Selasa (10/9).

"Menyikapi hal tersebut serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar mengurangi tindak pembajakan, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi menginisiasi Kampanye Anti Pembajakan," ujar Ari.

Kampanye tersebut merupakan acara sosialisasi yang mengangkat isu pembajakan HKI khususnya terhadap produk/jasa ekonomi kreatif sebagai topik utama.

"Kampanye Anti Pembajakan akan dilaksanakan di areal pusat perbelanjaan yang ada di Kota Bandung, yakni Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto No.289, Bandung, pada Sabtu-Minggu 14-15 September," ujarnya.

Dalam agenda tersebut nantinya terdapat beragam acara mulai dari gelarwicara, konsultasi dan fasilitasi pendaftaran HKI untuk pelaku ekonomi kreatif, pameran produk-produk ekonomi kreatif, serta berbagai macam hiburan.

Beberapa tokoh penting direncanakan hadir dalam Kampanye Anti Pembajakan di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Walikota Bandung Oded M Danial, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Penyanyi Ternama Sandy Canester, dan narasumber lainnya yang berkompeten. Selain itu, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional dan Asosiasi Produser Film Indonesia.

Pembajakan merupakan delik aduan yang penindakannya sangat bergantung pada kesadaran pemilik HKI untuk secara aktif melindungi HKI yang mereka miliki. Fenomena tersebut diharapkan bisa berkurang dengan adanya Kampanye Anti Pembajakan.

"Kampanye Anti Pembajakan ini penting dilakukan mengingat perlunya kesadaran dan peran aktif dari pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat untuk menanggulangi tindak pembajakan," pungkasnya. [yud]




Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar