HUT Ke-31, Brotherhood Indonesia Gandeng ACT Kolaborasi Kemanusiaan

ACT  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 07:37:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

HUT Ke-31, Brotherhood Indonesia Gandeng ACT Kolaborasi Kemanusiaan

Brotherhood Indonesia dan ACT Jabar/RMOLJabar

RMOLJabar. Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-31, Club House Bikers Brotherhood Mc (BBMC) Indonesia menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk melakukan kolaborasi kemanusiaan, bertajuk "Recovery Lombok". ACT dan BBMC akan fokus mengatasi krisis air yang semakin parah di Lombok.

Perlu diketahui, kekeringan yang sudah sampai enam bulan, membuat kebutuhan air bersih baik untuk aktivitas sehari-hari maupun ibadah cukup terganggu. Di mana masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya harus membeli air sampai dengan 60 ribu per gentong atau galonnya.

"Saat ini ACT bersama Brotherhood sama-sama mengikhtiarkan untuk memberikan solusi jangka panjang yaitu berupa sumur wakaf, yang InsyaAllah tidak sekedar sumurnya tapi kita akan buatkan mck nya dan satu set keran untuk wudhu," kata Branch Manager ACT Jabar, Renno I. Mahmoeddin, dalam konferensi persnya di Bandung, Selasa (10/9) malam.

Rencananya akan dibangun sumur wakaf di beberapa titik. Salah satunya akan dibangun di Dusun Ende, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, bekerja sama dengan Bikers Brotherhood MC Indonesia.

"Untuk saat ini kita awali dengan program sumur wakaf di Lombok ini karena memang kami pun diajak oleh teman-teman di Brotherhood karena memang kebetulan ada kegiatan ulang tahun Brotherhood ke 31 dan bertepatan acaranya di Lombok, mengusung tema Recovery Lombok," ujar Renno.

"Dan teman-teman Brotherhood itu mengajak ACT untuk implementasi bantuan ini, dan kami terapresiasi bisa terlibat dalam bantuan kemanusiaan dan kebaikan untuk ummat ini," sambungnya.

Renno mengungkapkan, sebagai langkah awal untuk sumur wakaf diprediksi biaya yang dibutuhkan Rp100 sampai Rp130 juta. Seperti diketahui pasca diterjang gempa 29 Juli 2018 lalu, telah menyebabkan banyak sumber air di Lombok tertutup, pipa-pipa air rusak dan patah. Imbasnya, masyarakat di Lombok kesulitan mendapatkan air bersih, terlebih pada musim kemarau tahun ini yang cukup panjang.

"Karena memang katagori dalam 70 sampai 100 meter dan ini yang pertama kali kita bekerjasama dengan brotherhood tapi saat acara nanti di Lombok tidak hanya implementasi sumur wakaf, sekaligus penandatanganan kerja sama kemanusiaan antara ACT bersamaan Respect One Brotherhood For World, berlaku di seluruh cabang ACT dan Chapter Brotherhood," tandasnya.

Pembangunan sumur wakaf diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kekeringan yang menimpa suruh Indonesia. Terutama di Lombok yang tengah mengalami masa recovery pasca gempa bumi 2018.

Selain Pembangunan sumur wakaf, ACT juga telah mendistribusikan jutaan liter air bersih untuk respon kekeringan di seluruh Indonesia dan masih akan menyuplai daerah-daerah kering yang belum tersentuh.

"Maka dari itu kami Bikers Brotherhood MC Indonesia dalam wujud nyatanya melalui Respect One Brotherhood for world berkolaborasi dengan ACT untuk kemanusiaan dan persaudaraan, tidak hanya di Indonesia tapi dunia dengan bersama-sama melakukan penggalangan dana," ujar Deputi Bikers Brotherhood MC, Rizal Ncoey.

Momentum ke-31 tahun ini BBMC menyuguhkan berbagai kegiatan sosial bersama bapak Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, di antaranya dengan membagikan 31 alat shalat dan Al Qur'an untuk masjid nurul bilad mandalika, penggalangan dana pembuatan wakaf sumur air bersih Dusun Sasak Ende, dan mensosialisasikan sirkuit MotorGp 2021 yang sedang dibuat.

"Mungkin ini hanya kecil saja apa yang telah kita lakukan salah satu contoh kemanusiaan untuk bisa memberikan motivasi kepada masyarakat, pemerintah sekalipun, untuk merangkul warganya, untuk melakukan suatu hal yang baik, dan memberikan makna untuk kehidupan," tutup Rizal. [gan]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar