Musim Kemarau, Lahan Pertanian Di Garut Diserang Hama

Pemerintahan  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 10:09:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Musim Kemarau, Lahan Pertanian Di Garut Diserang Hama

Petani di Garut/RMOLJabar

RMOLJabar. Musim kemarau panjang memberikan dampak buruk bagi lahan pertanian di Garut. Akibatnya lahan pertanian diserang hama tikus dan hama ulat lainnya.

Hal ini terjadi di beberapa kecamatan di Garut. Imbasnya banyak padi yang rusak sehingga akan memengaruhi produksi padi.

"Saat ini tidak hanya hama ulat, justru di musim kemarau banyak hama tikus menyerang padi," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Beni Yoga kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (11/9).

Beni mengatakan, areal pesawahan di sejumlah kecamatan dilaporkan telah dilanda hama tikus dan hama ulat yang menyebabkan kerusakan pada tanaman padi.

Menurut Beni, serangan hama tikus itu memang selalu terjadi pada musim kemarau. Pasalnya, pada musim hujan banyak tikus yang beranak lalu saat musim kemarau keluar dan menyebar ke areal pesawahan.

"Biasanya kan tikus itu beranak saat musim hujan dan keluar saat kemarau sekarang ini," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan, hama tikus itu menyerang lahan pertanian yang irigasinya bagus atau masih bisa ditanami padi dengan usia padi masih muda.

Kecamatan yang sudah dilaporkan terserang hama tikus dan produksinya menurun yakni Kecamatan Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banjarwangi, Leles dan beberapa kecamatan lainnya. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Garut, kata dia, saat ini dengan melakukan penyemprotan obat pembasmi hama tikus, termasuk melakukan pengasapan untuk memberantas hama tikus.

"Kita berupaya membasminya dengan obat, dan juga melakukan pengasapan, itu pun dilakukan apabila tingkat kerusakannya mencapai 20-30 persen," jelasnya.

Ia menambahkan, dampak serangan hama tikus maupun hama jenis lainnya yang melanda tanaman padi di Garut akan menyebabkan produksi tanaman padi menurun.

"Tentu ada penurunan produksi, namun jumlahnya masih dalam pendataan," tandasnya. [nur/gan]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar