Sikapi Insiden Rozien, Ortu Diimbau Jangan Takut Sekolahkan Anaknya Di Pesantren

Peristiwa  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 10:29:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Sikapi Insiden Rozien, Ortu Diimbau Jangan Takut Sekolahkan Anaknya Di Pesantren

Uu Ruhzanul Ulum (tengah)/RMOLJabar

RMOLJabar. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruhzanul Ulum, mengecam insiden penusukan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Mohammad Rozien, seorang santri asal Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, Jum'at (6/9) lalu.

Uu yang juga Panglima Santri Jabar berharap, insiden tersebut tidak mengurungkan para orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya ke Pesantren.

"Mudah-mudahan tidak terulang lagi, saya sampaikan ini kejadian pertama dan terakhir, tidak ada kejadian lagi santri yang dibunuh dan berharap kejadian ini tidak memundukurkan orang tua murid untuk menyekolahkan anaknya di Khusnul khatimah," kata Uu dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kabupaten Kuningan, Selasa (10/9).

Dirinya juga mengecam kejadian yang menghilangkan nyawa Rozien tersebut, dalam kesempatan itu Uu turut mengucapkan belasungkawa dan kesedihan yang mendalam. Uu pun berdoa agar keluarga, guru, dan teman yang ditinggalkan mendapat ketabahan.

"Saya atas nama pemerintah Provinsi Jabar, tugas dari Gubernur saya hadir ke sini untuk membangun komunikasi dan silaturahmi sekaligus mengucapkan belasungkawa karena memang ini kejadiannya sangat luar biasa," papar Uu.

Ia juga meminta agar aparat terkait dapat segera menindak kasus ini dengan seadil-adilnya.

"Segera menindak lanjuti dengan seadil-adilnya, karena yang di bunuhnya itu adalah santri, kalo santri ini kan berbeda dengan yang lainnya yang di pesantren itu punya tanggung jawab untuk meneruskan agama, ini untuk menerima estapet ilmu syariat dari agama, jadi aga berbeda dengan yang lain, itu saya minta ada perhatian khusus dalam hal ini," tegasnya.

Uu juga mengimbau kepada orang tua untuk memberikan pendidikan yang terbaik kepada anaknya sehingga tidak ada lagi orang tak bertanggung jawab seperti pelaku penusukan.

Diketahui, santri Husnul Khotimah Muhammad Rozien (17), menjadi korban penusukan Jum'at (6/9) malam saat tengah menunggu ibunya di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. [gan]

Komentar Pembaca