Menteri Jonan: Tahun 2020 Rasio Ektrifikasi Indonesia 100%

Pemerintahan  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 16:29:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Menteri Jonan: Tahun 2020 Rasio Ektrifikasi Indonesia 100%

Menteri ESDM Ignasius Jonan/RMOLJabar

RMOLJabar. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan peningkatan angka rasio elektrifikasi di Indonesia hingga 99% pada akhir tahun ini.

Demikian disampaikan, Menteri ESDM Ignasius Jonan usai memberikan orasi ilmiah di kegiatan Dies Natalis Unpad ke-62 dengan tema "Energi Berkeadilan".

"Kalau untuk listrik itu mudah-mudahan akhir tahun ini hasil elektrifikasinya bisa mungkin 99,3 persen," ucap Jonan di Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Dipatikukur, Kota Bandung, Rabu (11/9).

Lebih lanjut, Jonan menargetkan, pada tahun 2020 mendatang, rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia bisa mencapai angka 100%.

"Kalau bulan ini mungkin sudah 98,9 persen gitu, bulan agustus, tambah 0,1 persen lah tiap bulan gitu. Targetnya sampe 2020 mestinya sudah 100 persen ya," ujar Jonan.

Selain menerangi wilayah yang belum teraliri listrik. Jonan menyebutkan setiap tahun kebutuhan listrik baru juga bertambah. Bahkan setiap tahunnya ada tambahan sekitar 500 ribu rumah tangga baru yang membutuhkan aliran listrik.

"Setiap tahun itu minimal ada tambahan rumah tangga baru itu 500 ribu, jadi ini yang lama harus dikejar untuk selesai dan yang baru juga harus ada," tutur Jonan.

Saat disinggung target pemerintah terkait Bahan Bakar Minyak Satu Harga pada akhir 2019. Jonan menambahkan, sesuai target saat ini pemerintah sedang membuat 170 titik penyalur BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Kendati demikian, dirinya mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menambah alokasinya hingga 500 titik pada tahun 2024.

"Kalau bbm satu harga pak presiden setuju alokasinya ditambah, sebenarnya targetnya sampai akhir tahun ini 170," ungkap Jonan.

"Tapi saya usul sampai 2024 itu paling kurang 500 lah, jadi nambah lagi 330 kecamatan," pungkasnya.[son]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar