Kabupaten Bekasi Dipercaya Jadi Tuan Rumah Kualifikasi PON Cabang Sepatu Roda

Olahraga  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 07:28:00 WIB | LAPORAN: SEPRIYANTO

Kabupaten Bekasi Dipercaya Jadi Tuan Rumah Kualifikasi PON Cabang Sepatu Roda

International Skating Rink Arena/RMOLJabar

RMOLJabar. Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, bakal digelar 2020 mendatang. Namun pada babak kualifikasi, Kabupaten Bekasi dipercaya menjadi tuan rumah.

Plt Kepala Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Nani Suwarni mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung dengan memastikan kelengkapan sarana dan prasarana untuk menunjang kelancaran pelaksanaan babak kualifikasi PON sepatu roda yang dilangsungkan di Kabupaten Bekasi.

Menurut Nani, saat ini Kabupaten Bekasi telah memiliki International Skating Rink Arena yang berlokasi di Grand Wisata, Tambun Selatan sebagai tuan rumah babak kualifikasi PON Papua, karena sirkuit ini memiliki fasilitas yang cukup memadai.

"Bahkan Pak Menpora pernah memuji sirkuit kita ini sebagai sirkuit terbaik se-Indonesia dan telah memenuhi standar internasional," kata dia, Rabu (11/9).

Sirkuit yang diresmikan penggunaannya oleh mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin pada 2017 lalu itu dibangun dengan anggaran sebesar Rp22 miliar.

"Jaraknya juga tidak jauh dari ibukota, jadi wajar kalau terpilih jadi tuan rumah, apalagi fasilitasnya juga mumpuni," jelas dia.

Meski begitu, Nani mengakui ada sejumlah sarana yang perlu disempurnakan seperti akses jalan menuju sirkuit, perbaikan musala sirkuit, serta ruang terapi.

Pihaknya mengaku akan mengajukan usulan penyempurnaan sarana tersebut kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) agar dapat segera dianggarkan.

Nani meminta segenap atlet yang mengikuti babak kualifikasi ini mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. Selain membawa nama harum daerah, ajang ini juga diharapkan akan memunculkan bibit atlet sepatu roda yang bakal diproyeksikan ke level internasional.

"Selamat bertanding di sirkuit kami, keluarkan kemampuan terbaik dan semoga berprestasi hingga ke tingkat internasional membawa nama harum bangsa," ucap Nani.

Ketua Harian Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi), Ganjar Razuni mengatakan, babak kualifikasi ini adalah satu tugas dalam mensukseskan PON.

"Sebenarnya ada rasionalisasi atau pemotongan dari jumlah cabang olahraga di PON. Semula 47 kini menjadi 37 cabang olahraga. Namun demikian kita patut bersyukur karena cabang olahraga sepatu roda ini diperjuangkan," katanya.

Ganjar berharap, babak kualifikasi ini dapat memacu dan meningkatkan prestasi atlet sepatu roda di seluruh provinsi. Ia juga berharap provinsi yang mengikuti ajang ini telah mempersiapkan atletnya semaksimal mungkin.

"Sebab ajang yang diikuti di setiap provinsi ini juga akan menjadi proses seleksi menuju event internasional yang akan datang baik Sea Games, Asean Games atau Olimpiade," bebernya.

Babak kualifikasi cabang olahraga sepatu roda PON ke-XX ini sendiri berlangsung selama lima hari mulai 10 September 2019 kemarin diikuti 212 atlet dari 21 provinsi. [gan]


Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar