Selamat Jalan Pak Habibie

Oleh: Jaya Suprana

Sudut Pandang  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00 WIB

Selamat Jalan Pak Habibie

BJ Habibie/Net

PERTAMA kali saya bertemu Pak Habibie di Ciganjur pada upacara penghormatan terakhir terhadap almarhum Gus Dur. Pada saat itu pak Habibie duduk seorang diri di ruang tamu bersama para tamu lainnya tanpa ajudan, tanpa paspampres bahkan tidak ada yang berani menyapa sang tokoh ilmuwan dirgantara kelas langitan yang menjadi presiden ketiga Republik Indonesia. 

Terharu atas kerendahan hati sang mantan kepala negara Indonesia, saya memberanikan diri menghampiri lalu menggandeng tangan beliau demi bersama menembus para tamu yang berjejal-jejal untuk masuk ke ruang keluarga di mana jenazah Gus Dur disemayamkan. Sejak itu saya beruntung diterima sebagai sahabat oleh pak Habibie.

Enerjik

Dalam beberapa kali berjumpa Presiden ketiga Republik Indonesia, Prof Dr Bacharudin Jusuf Habibie, niscaya saya senantiasa takjub atas keramahan, kecerdasan, keluasan wawasan ilmu pengetahuan serta enerji berbicara sampai berjam-jam tanpa henti. Pernah akibat kami berdua sudah lebih dari empat jam ngobrol ngalur-ngidul, maka ibu Ainun sempat datang menyela demi menghentikan keasyikan perbincangan kita berdua akibat kuatir terlalu melelahkan suami tercinta beliau.

Ibu Ainun

Pak Habibie sangat mencintai Ibu Ainun. Bagi pak Habibie, istri tercintanya adalah segala-galanya dalam kehidupan dirinya. Maka malam hari setelah ibu Ainun wafat, pada saat upacara penghormatan terakhir di kediaman keluarga Habibie di kawasan Patra Kuningan, Jakarta,  Pak Habibie sempat berbisik ke saya yang kebetulan duduk di samping beliau bahwa beliau merasa sangat kehilangan ibu Ainun. Beliau menyatakan bahwa dirinya merasa hidup ini telah hampa. Pak Habibie selalu berdoa memohon agar Allah Yang Maha Kasih berkenan mengizinkan dirinya segera menyusul isteri tercintanya ke alam baka.

Doa

Akhirnya doa permohonan putra terbaik bagi negara, bangsa dan rakyat Indonesia ini terkabul. Pada hari Rabu 11 September 2019 , Prof Dr Bacharudin Jusuf Habibie menghembuskan nafas terakhir di dunia fana ini demi menyusul istri tercintanya di alam baka. Dari lubuk sanubari terdalam dengan penuh kerendahan hati saya memanjatkan doa permohonan kepada Yang Maha Kasih berkenan menerima arwah pak Habibie bersama ibu Ainun di Surga di sisi Yang Maha Kasih, amin. [***]


Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Komentar Pembaca
Belfast Dublin

Belfast Dublin

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Satu Tahun Pemerintahan Baru KBB: Minimnya Keterbukaan Informasi
Sekjen Muzani Diplintir

Sekjen Muzani Diplintir

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Sir Anish Kapoor

Sir Anish Kapoor

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019

Bulan Mane

Bulan Mane

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019

Wajah KPK Yang Perlu Diubah

Wajah KPK Yang Perlu Diubah

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar