Kritisi Revisi UU KPK, Pengamat Sampai Akademisi Mulai Kena Teror

Politik  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 10:49:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Kritisi Revisi UU KPK, Pengamat Sampai Akademisi Mulai Kena Teror

Dedi Kurnia Syah/Repro

RMOLJabar. Menjelang persetujuan Presiden terkait pembahasan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK), para aktifis anti korupsi semakin gencar sampaikan kritik dan protes. Meskipun sebagian dari mereka mendapat teror berupa peretasan aplikasi chatting whatsApp, dan gangguan telepon.

Dedi Kurnia Syah salah satunya, Direktur Indonesia Political Opinion (IPO) ini, mengaku turut terkena upaya peretasan tersebut. Bahkan puluhan kali telepon selulernya mendapat panggilan masuk dari kode jaringan luar negeri.

"Tidak hanya saya, beberapa aktifis yang keras bersuara terkait penolakan (revisi UU KPK) juga alami hal serupa, dengan waktu yang nyaris bersamaan. Sepanjang hari ini, saya sendiri terhitung 29 kali panggilan masuk dengan kode luar negeri," ujar Dedi, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (11/9).

"Panggilan telepon berhenti setelah nomor-nomor tersebut saya blokir," sambung Dosen Komunikasi Politik Universitas Telkom ini.

Dedi juga mengungkapkan, jika ada upaya peretasan admin grup whatsApp yang berisi kumpulan akademisi dan aktifis anti korupsi lintas perguruan tinggi, dosen UGM Rimawan Pradiptyo.

"Mulanya pak Rimawan, beliau aktif sekali menggalang dukungan perguruan tinggi untuk menolak revisi UU KPK, kemudian teror menyebar diantara kami, ada Ahli Hukum Tata Negara dari Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar, dan aktifis lain yang memang sedang konsen mengawal dukungan pada KPK," ungkapnya.

Ia menceritakan, jika saat itu Zainal tengah berada di gedung KPK, dan mengalami teror serupa bersama puluhan aktivis lainnya.

"Teman-teman hari ini mengalami gangguan telepon yang luar biasa," katanya Zainal saat diskusi di Gedung KPK, Rabu (11/9) lalu. [gan]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar