RTH Di Kota Cimahi Hanya 11 Persen

Pemerintahan  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 14:37:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

RTH Di Kota Cimahi Hanya 11 Persen

Posko bibit Kota Cimahi/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi siapkan ribuan bibit pohon. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga konservasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Cimahi.

Kepala DLH Kota Cimahi, Mochammad Ronny mengatakan, Posko Bibit yang terletak di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi dijadikan tempat menyimpan ribuan bibit pohon. Sampai Juli 2019 lalu, pembibitan di Posko Pohon sudah menghasilkan sekitar 1.900 bibit pohon.

Ribuan bibit pohon itu disimpan di  Jalan Rd. Hardjakusumah. Sampai Juli 2019, tercatat ada sekitar 1.900 bibit pohon yang dibibitkan di Posko Pohon.

"Bank (posko) Pohon ini sebagai stok kegiatan konservasi," kata Ronny saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (12/9).

Antara lain, tercatat ada sekitar 28 jenis bibit pohon seperti pohon rambutan, mangga, jambu, asam jawa, mahoni, menteng, baros, cendana, trembesi, flamboyan, ketapang, kencana, puspa, kiara payung, albasia, cempaka, karet munding, cemara, akasiamanium, beringin, tanjung, angsana, kersen, pala, dan gelodokan.

Terkait ketersediaan bibit pohon, dia menerangkan, bibit didapat dari pengadaan (pembelian bibit) dan penanaman langsung. Meski lebih dominan pembelian.

"Di sini setiap tahun ada pembibitan. Kebanyakan memang pengadaan sekitar 70 persen dan 30 persennya lagi pengadaan," terangnya.

Bibit pohon yang ada di Posko Bibit, diperuntukan konservasi RTH di Kota Cimahi yang menjadi tugas
DLH dengan tujuan untuk memerbanyak RTH. Mengingat saat ini RTH baru mencapai sekitar 11 persen padahal ketentuannya adalah 30 persen.

"Kita harus memenuhi target 30 persen. DLH punya kewajiban untuk konverasi RTH," ujarnya.

Ditambahkan Ronny, bibit pohon akan di tanam di lahan-lahan yang sudah disiapkan. Penanaman pohon ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengimbangi maraknya alih fungsi lahan, khususnya, di wilayah Kawasan Bandung Utara (KBU).

"Konservasi dan RTH dengan menanam pohon harus kita pertahankan. Sekarang kan alih fungsi lahan luar biasa," pungkasnya. [alvin/gan]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar