Tokoh Masyarakat Di Setiap Daerah Harus Bantu Sosialisasikan Program JKN

Kesehatan  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 18:56:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

Tokoh Masyarakat Di Setiap Daerah Harus Bantu Sosialisasikan Program JKN

Jaminan Kesehatan Nasional/net

RMOLJabar. Guna memaksimalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari pemerintah agar bisa dirasakan, para tokoh masyarakat di tiap daerah harus pula ikut membantu melakukan langkah sosialisasi.

Begitu disampaikan Pps Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat Mangisi Simarmata dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, Kamis (12/9).

Menurut Mangisi, sosialisasi tersebut penting untuk memberikan informasi terkait program JKN-KIS, serta menanamkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjadi peserta JKN-KIS.

"Dengan peran tokoh masyarakat dan toko agama kami berharap mereka bisa menjadi sebuah saluran informasi kepada umat atau masyarakat di lingkungannya," ungkapnya.

Selain menyadarkan masyarakat untuk menjadi peserta, lanjut Mangisi melalui sosialisasi juga berharap agar masyarakat dapat tertib dalam membayar iuran.

"Sampai Agustus 2019, dari total 223 juta peserta JKN- KIS sebanyak 34 juta Peserta Bukan Pekerja (PBP) tidak membayar iuran. Karena tidak tertib membayar iuran, 34 juta PBP dinonaktifkan kepesertaanya," ucapnya.

Mangisi menilai, regulasi jaminan kesehatan di Indonesia belum terimplementasikan dengan baik. Lain halnya dengan aturan di negara lain, contohnya Jepang dan Korea.

"Di Jepang dan Korea, bila tidak tertib membayar iuran jaminan kesehatan, negara berhak merampas hartanya karna sudah diatur dalam UU yang mereka miliki. Di Indonesia masih punya toleransi," jelasnya. [yud]




Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00