KABUPATEN KARAWANG

Cellica Diminta Tunjukan Keberpihakan Pada Pribumi Yang Pada Menganggur

Politik  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 23:56:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Cellica Diminta Tunjukan Keberpihakan Pada Pribumi Yang Pada Menganggur

Demo Tuntut Lapangan Pekerjaan Di Karawang/RMOLJabar

RMOLJabar. Tuntut pemberlakuan Perda nomor 1 tahun 2011 tentang ketenagakerjaan, ratusan pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Pengangguran dan Pribumi Karawang (SPPK) geruduk Kantor Pemkab Karawang, Kamis (12/9).

Merasa diperlakukan tidak adil di kampung halaman sendiri mereka mengadukan nasibnya pada Bupati Karawang, Cellica Nurrachadianna. Sebagi simbol ketidakadilan yang dialami warga pribumi Karawang ratusan warga pencari kerja menyerahkan 1.000 lamaran kepada Bupati.

Perwakilan massa, Nace Permana, mengatakan bila saat ini pembangunan di Kabupaten Karawang maju pesat dan sudah menjadi salah satu sentra industri di Jawa Barat. Disebutnya, ada 1500 pabrik yang beroperasi di Karawang, namun banyaknya pabrik tersebut ternyata tak mengurangi jumlah pengangguran.

" Sejak tahun 1990 sampai dengan sekarang pabrik-pabrik di Karawang semakin banyak tetapi tidak bisa mengatasi pengangguran diselesaikan, apa yang di dapat masyarakat Karawang," katanya.

Nace mengatakan bahwa warga pribumi sampai saat ini hanya jadi penonton saja di kampung sendiri. Di momen HUT Karawang yang ke-386 para demonstran menuntut Bupati menunjukan keberpihakannya kepada penduduk asli Karawang serta konsisten menerapkan Perda nomor 1 tahun 2011 tentang ketenagakerjaan.

" Sudah tidak ada alasan lagi warga Karawang untuk menganggur harusnya. Jika perda ketenagakerjaan berjalan," tegasnya.

Diketahui pada tahun 2016 lalu pemerintah provinsi Jawa Barat membatalkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Karawang yang isinya memberi kesempatan lebih besar kepada putra daerah Karawang. Peraturan yang dimaksud adalah Peraturan Bupati Nomor 8 tahun 2016 tentang Perluasan Kesempatan Kerja di Kabupaten Karawang yang ditandatangani oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, April 2016 lalu. Aturan itu mengacu pada Peraturan Daerah Karawang Nomor 1 tahun 2011 tentang ketenagakerjaan yang isinya mewajibkan perusahaan di Karawang menerima lebih banyak pekerja asal Karawang.[son]

Komentar Pembaca