Revisi UU KPK, Jadi Senjakala Pemberantasan Korupsi Di Indonesia

Politik  SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 14:44:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Revisi UU KPK, Jadi Senjakala Pemberantasan Korupsi Di Indonesia

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah/RMOLJabar

RMOLJabar. Hingga saat ini revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih hangat dibahas, ada yang mendukung namun lebih banyak yang menolak. Sebab dengan revisi ini KPK dianggap akan dilemahkan sehingga lembaga anti rasuah ini akan terkekang.

Bahkan jika revisi tersebut nantinya benar-benar disahkan, Pengamat menilai akan menjadi senjakala pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Pimpinan KPK yang ramah pada koruptor, UU yang berupaya membela koruptor dengan dalih HAM, bisa dikatakan inilah senjakala pemberantasan korupsi di Indonesia," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, kepada RMOLJabar, Senin (16/9).

Lebih lanjut Dedi menilai, sikap Presiden Jokowi yang menolak beberapa poin revisi, hanya sebagai basa-basi soal bahasa saja, secara subtansi presiden menyetujui semua yang menjadi ide dasar DPR lakukan revisi.

"Bagaimanapun, ini konsekuensi dari keterpilihan Jokowi sebagai presiden, satu sisi publik harus taat pada pimpinan sah, sisi lain publik kehilangan semangat KPK memberantas korupsi," ujarnya.

Hal itu tentu saja berimbas pada berkurangnya kepercayaan publik kepada KPK,  jika UU yang menjadi pedoman KPK direvisi.

"Karena proses pemberantasan lebih rumit, serta koruptor punya peluang lebih besar untuk lolos dari jerat kasus," sambung Dedi.

Menurutnya, saat ini harapan terbesar masih berada di tangan Presiden, jika presiden masih ingat janji kampanye dan punya itikad baik, tentu harapan publik akan terjaga.

"Sebaliknya, jika yg terjadi sebaliknya, maka tidak ada pilihan lain kecuali menjadi publik kritis, tidak lelah untuk terus mengkritik penguasa jika memang lalim," tandasnya. [yud]

Komentar Pembaca
Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:28:40

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad