JAWA BARAT

Imam Besar Islamic Center Of New York Dukung Program English For Ulama

Ragam  SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 19:47:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Imam Besar Islamic Center Of New York Dukung Program English For Ulama

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bersama Imam Besar Islamic Center of New York, Muhammad Syamsi Ali/RMOLJabar

RMOLJabar. Imam Besar Islamic Center of New York, Muhammad Syamsi Ali menilai, program English for Ulama menjadi tindakan yang tepat untuk memperkenalkan Islam yang damai ke dunia.

Pasalnya, keterbatasan berbahasa menjadi salah satu kendala dalam komunikasi, terutama di lingkup internasional. Begitu pula bagi para ulama Tanah Air.

"Ilmu yang mereka punya tidak bisa disampaikan kepada dunia karena kendala bahasa. Maka, program keumatan Pemprov Jabar ini menjadi tindakan yang tepat untuk membekali para ulama dengan kemampuan bahasa Inggris," ucap Ali, usai memberikan ceramah di Masjid Al-Muttaqin, Gedung Sate, Senin (16/9).

Sebagai seorang ulama asal Sulawesi Selatan yang besar di Amerika Serikat, Ali menilai, English for Ulama menjadi tindakan yang tepat untuk memperkenalkan Islam yang damai ke dunia.

"Kita ingin ulama kita bisa berdialog dengan beragam karakter warga dunia. Kita perlu ulama ini dipersenjatai dengan bahasa internasional," ungkapya.

Sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia, kata Ali, maka ulama Indonesia perlu mempresentasikan ke dunia tentang Islam yang wasathiah atau moderat.

"Kita harus tunjukkan Islam yang berkarakter teduh, maka kita harus terjun langsung ke luar negeri," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut menghadiri Kajian Islami mengatakan, bahwa pengalaman Syamsi Ali yang berdakwah di New York menjadi motivasinya dalam membuat program English For Ulama.

"Kesabaran beliau bergaul di dunia internasional menginspirasi. Program English for Ulama terinspirasi dari beliau," katanya.

Adapun Kajian Islami bersama Syamsi Ali sebagai Imam Besar Islamic Center of New York ini mengusung tema 'English for Ulama & Tantangan Islam di Dunia Luar'.

Program English For Ulama sendiri telah memberikan pelatihan kepada 30 ulama di tahap pertama. Dan, pada November mendatang, sebanyak lima ulama muda Jabar akan dikirim ke Inggris untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian.

"Bahwa Islam di Indonesia wasathiah atau moderat," ujar Emil.

Emil menambahkan, bahwa dirinya memiliki rencana untuk mendesain pesantren termasuk di dalamnya masjid yang tengah direncanakan oleh Syamsi Ali untuk didirikan di Amerika Serikat.[son]

Komentar Pembaca
Erick Thohir Cocok Jadi Menpora

Erick Thohir Cocok Jadi Menpora

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 15:25:33

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 13:45:26

Gibran, Pemuda Dengan Tulang Punggung yang Muda Membungkuk
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad