Investor China Ogah Pilih Indonesia, Enggartiasto Ngaku Dimarahi Jokowi

Pemerintahan  SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 01:56:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Investor China Ogah Pilih Indonesia, Enggartiasto Ngaku Dimarahi Jokowi

Enggartiasto Lukita/Net

RMOLJabar. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menilai berbelit-belitnya birokrasi perizinan menjadi satu diantara penyebab gagalnya Indonesia mendapatkan investor asing.

Hal itu juga yang menjadikan dirinya dimarahi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dikarenakan 33 investor relokasi dari China tidak ada satu pun yang masuk ke Indonesia.

Demikian disampaikan Mendag Enggar usai menjadi narasumber pada seminar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Senin (16/9).

"Dari China relokasi 33. 23 masuk Vietnam, 10 itu tidak masuk ke Indonesia. Itulah bapak presiden marah ke pada kami, kepada para pembantunya," ucap Enggar.

Enggar menjelaskan, Pemerintah mengaharapkan kucuran investasi asing untuk mengantisipasi krisis ekonomi global dampak dari perang dagang Amerika Serikat dan Cina. Selain melalui investasi, nasib ekonomi Indonesia dapat ditolong dengan bertambahnya nilai ekspor. Maka dari itu tidak heran jika Jokowi tengah menuntut banyaknya investasi asing dan aktifitas ekspor.

"Pemerintah memprediksi krisis ekonomi global akan terjadi 1 sampai 1,5 tahun kedepan," ujar Enggar.

Enggar menduga, para investor mungkin melihat ada beberapa permasalahan di Indonesia. Satu di antaranya permasalahan birokrasi perizinan.

Menururtnya, permasalahan perizinan atau birokrasi di pemerintah pusat sudah sangat baik dalam menggaet investor asing untuk masuk ke Indonesia. Namun, birokrasi di pemerintah daerah kerap kali membuat investor kesulitan dalam mendapatkan perizinan.

"Kita berikan berbagai faslitas di pemerintah pusat, tapi begitu masuk ke daerah panjang urusannya," tutur Enggar.

Birokrasi perizinan yang sulit pun pernah dialami langsung oleh Enggar. Hal itu terbukti ketika dirinya membangun hotel. Peraturan yang berbelit-belit, bahkan untuk pengadaan eskalator (tangga berjalan) di hotel saja memerlukan izin dari dinas tenaga kerja.

"Saya bangun hotel, ini mau buang air limbah. Berbuat baik nih air limbah supaya enggak digelontorin di got, di kali, izinnya dari cipta karya. Izin kemudian dari dinas lingkungan, karena ini menyangkut bawa alat segala macam, harus ada izin dari dinas tenaga kerja. Kita mau bikin eskalator, harus ada izin dari dinas tenaga kerja. Apa urusannya eskalator sama dinas tenaga kerja," papar Enggar.

Oleh karena itu, pemerintah saat ini sedang melakukan evaluasi terkait birokrasi yang berbelit-belit. Sehingga, dikemudian hari tidak terjadi lagi gagalnya Indonesia mendapatkan investor asing.

"Regulasi harus diubah. Bapak presiden sudah meminta kita, setiap minggu ada laporan peraturan yang menghambat dan kita harus menyelesaikannya," ungkap Enggar.

Selain Birokrasi, Enggar menyebutkan ada beberapa faktor yang membuat investor asing enggan menanamkan modalnya di Indonesia. Di antaranya ialah kondisi politik di Indonesia yang bikin mereka khawatir.

"Di sini buruh demo cuma 50 orang, dibilangnya 5 ribu orang. Itu dipersoalkan (oleh investor). Metro, Kompas TV, meliputnya begitu. Repot juga kita," pungkasnya.

Perlu diketahui, terdapat 33 perusahaan terbuka asal China yang memutuskan untuk pindah dari negeri tersebut. Namun tak ada satupun dari perusahaan yang memilih Indonesia sebagai tempat untuk berinvestasi. Secara rinci disebutkan, sebanyak 23 perusahaan memilih pindah ke Vietnam dan mendirikan bisnis di sana. Sisanya, 10 perusahaan pindah ke Malaysia, Kamboja, dan Thailand.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengeluh tidak ada satu pun perusahaan China yang mau relokasi dari Negeri Tirai Bambu ke Indonesia dalam dua bulan terakhir. Menurutnya, perizinan yang berbelit-belit membuat investor enggan memindahkan basis produksinya ke Indonesia. [gan]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad