Wujudkan Bandung Nyaman, Oded-Yana Terus Garap Masalah Banjir Hingga Revitalisasi Pasar

Pemerintahan  SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 , 08:08:00 WIB | LAPORAN: TANTI SUGIHARTI

Wujudkan Bandung Nyaman, Oded-Yana Terus Garap Masalah Banjir Hingga Revitalisasi Pasar

Walikot bandung Oded M Danial Tinjau Pemeliharaan Drainase di Seputar Jalan Sukarno Hatta/RMOLJabar

RMOLJabar. Satu tahun membangun Kota Bandung bersama Oded M Danial-Yana Mulyana. Mewujudkan Bandung lebih baik dari segala sektor, Mang Oded-Kang Yana memiliki visi misi Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis.

"Saya bersama Kang Yana ingin membawa Kota Bandung menjadi semakin baik di segala sektor,"kata Oded saat dilantik menjadi Wali Kota pada 20 September lalu.

Setahun sudah Oded-Yana memimpin. Keduanya di nilai masih on the track dalam memenuhi visi dan misinya, terutama dalam menata Kota dan melayani warga Kota Bandung. Dengan kata lain, kepemimpinan Oded-Yana telah menghadirkan konsep pembangunan berkeadilan dan berkeseimbangan dan menghadirkan pembangunan bertajuk infrastruktur tumbuh, mental spiritual teguh.

Salahsatunya membuat Bandung jadi kota yang "Nyaman". Terbaru, Pemerintah Kota Bandung bersama Pemprov Jabar membangunan Flyover dengan tujuan mengurai kemacetan di seputar jalan Jakarta, Ahmad Yani dan Supratman. "Pemerintah Kota Bandung telah melakukan groundbreaking pembangunan fly over di Jalan Jakarta " Jalan Supratman melintasi Jalan Ahmad Yani dan Jalan Laswi " Jalan Pelajar Pejuang melintasi Jalan Gatot Subroto. Pembangunan dua fly over tersebut senilai Rp77,9 miliar yang dibiayai dengan dana hibah dari Pemprov Jawa Barat,"katanya.

Oded-Yana pun memiliki program prioritas yaitu menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung terus membangunan jaringan drainase untuk mengurangi resiko banjir dimusim hujan termasuk menambah Kolam Retensi di beberapa titik.
 
"Sedangkan untuk menahan air. Pemerintah Kota Bandung membangun kolam retensi di Cisurupan yang juga akan berfungsi sebagai tempat wisata dan Ruang Terbuka Hijau yang diberi nama Wetland Cisurupan. Kolam retensi seluas 10 hektar ini akan menjadi parkir air dari Sungai Ciloa yang merupakan Sub-DAS Cinambo."

Oded-Yana sangat serius dalam menangani permasalahan banjir di Kota Bandung akibat luapan sungai citepus. Untuk menanggulanginya, Oded-Yana akan membangun Kolam Retensi Sirnaraga. Kolam seluas 1.075 m2 dengan tinggi 3-4 meter itu memiliki daya tampung 3.000 m3 (dibaca meter kubik). Pada musim hujan, kolam tersebut akan menjadi parkir air sehingga luapan sungai relative bisa dikendalikan.

Sedangkan untuk permasalahan banjir di daerah Gedebage, Pemerintah Kota Bandung tengah merancang kolam retensi di Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage. Ada 2 kolam retensi yang akan dibangun sepanjang Jalan SOR Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang luasnya seitar 8.000 meter persegi. Kolam retensi ini akan menjadi parkir air untuk mencegah meluapnya Sungai Cinambo.

Salah satu penyebab terjadinya banjir yaitu adanya permasalahan sampah. Maka dari itu, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong pertumbuhan Bank Sampah. Tujuannya, selain untuk mendorong pemanfaatan sampah juga untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Saat ini ada 30 bank sampah induk pada Tiap Kecamatan dan 382 unit Bank Sampah  di Wilayah Kota Bandung.

Selain permasalahan lingkungan, Oded-Yana sangat memperhatikan kebutuhan air bersih warga Kota Bandung. Saat ini, Pemerintah Kota Bandung melalui PDAM menargetkan ada 25.000 sambungan air bersih baru terpasang mengaliri rumah-rumah di Kota Bandung dalam lima tahun. Saat ini, telah ada 5028 sambungan baru yang telah terhubung ke masyarakat.

Selain itu, dalam mewujudkan Bandung Nyaman. Oded-Yana melakukan Revitalisasi Pasar Tradisional. "Ini merupakan upaya Kota Bandung dalam mewujudkan pasar sebagai tempat yang nyaman, bersih dan aman dalam melakukan transaksi jual beli kebutuhan masyarakat Kota Bandung. Tahun ini, Pemkot Bandung tengah merevitalisasi 4 pasar tradisional, yaitu Pasar Cihaurgeulis, Pasar Kosambi, Pasar Sederhana, dan Pasar Astanaanyar. Dalam lima tahun ke depan, Pemkot Bandung menargetkan akan merevitalisasi 11 pasar tradisional untuk mengoptimalkan potensi ekonomi di Kota Bandung," pungkasnya.[son]


Komentar Pembaca
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad