Alam Bawah Sadar Kolektif

Sudut Pandang  SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 , 11:39:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Alam Bawah Sadar Kolektif

Karl Gustav Jung/net

DARI para pewaris pemikiran Sigmund Freud, adalah Alfred Adler yang saya kagumi.

Menurut daya tafsir dangkal saya, Alfred Adler paling berupaya mendayagunakan psikologi sebagai pedoman budi pekerti kehidupan sehari-hari yang pada hakikatnya memiliki kemiripan makna dengan Pancasila serta merupakan pelopor psikologi positif.

Lain halnya dengan Carl Gustav Jung yang lebih menjelajah ke ranah spiritual bahkan mistik ketimbang realita kehidupan sehari-hari.

Kritik

Carl Gustav Jung mulai menjauhkan diri dari pengaruh Sigmund Freud dengan mengkritik pemikiran-pemikiran Sigmund Freud terutama mengenai Oedipoes Complex dan kefokusan pada infantile sexuality.

Kemudian Jung mengembangkan versi dirinya sendiri tentang teori psikoanalitikal.

Jung sepaham dengan Freud bahwa masa lalu dan masa kanak-kanak menetapkan perilaku masa depan namun Jung menambahkan bahwa perilaku manusia juga dibentuk oleh aspirasi masing-masing insan dalam menghadapi pengaruh lingkungan sosial.

Pemahaman atas alam bawah sadar Jung juga beda dengan Freud.

Arketipus

Namun pemikiran Jung yang benar-benar mandiri adalah apa yang disebutnya sebagai berbagai arketipus (archetypen) yang merupakan dasar atau akar pemikiran yang universal hadir pada peradaban umat manusia yang tampil melalui impian, cita-cita, sastra, seni atau agama.

Jung yakin bahwa simpul-simpul berbagai kebudayaan kerap kali saling mirip satu dengan lain-lainnya sebab kesemuanya berakar pada arketipus yang sama yang dimiliki seluruh ras manusia sebagai bentuk alam bawah sadar kolektif.

Menurut Jung ada banyak jenis arketipus namun empat jenis yang paling utama adalah persona, anima, bayangan dan diri-sendiri selaras dengan yang tertera pada buku "Archetypen".

Kejawen

Saya pribadi paling tertarik pada buku Carl Gustav Jung berjudul "Antwort auf Hiob" (Jawaban Terhadap Ayub) yang merupakan hasil pemikiran psikoreligius  terhadap persepsi spiritual umat manusia yang menurut sarat ujian bertabur kerikil ketidak-adilan bahkan kekejaman seperti yang tertera di dalam kisah Ayub di dalam Perjanjian Lama Alkitab.

Pergulatan batin Jung yang tersirat di dalam "Antwort auf Hiob" pada dasarnya merupakan dasar keseluruhan pemikiran psikoanalisis Carl Gustav Jung yang mencoba membongkar tabir misteri yang menyelubungi kehadiran umat manusia di alam semesta nan sarat beban kemelut deru campur debu berpercik keringat, air mata dan darah ini.

Satu diantara kuotasi Jung bersentuhan dengan ajaran Jesus Kristus tentang jangan menghakimi adalah "Berpikir itu sulit, maka manusia cenderung menghakimi".

Saya pribadi merasakan denyut-denyut Kejawen pada aura mistisisme terkandung di dalam religionpsychologischen Ueberlegungen Carl Gustav Jung.

Mahakarya pemikiran Jung memang tidak sepopular Freud akibat Jung memang tidak memiliki daya kesaktian Freud dalam mengekspresikan pendapat secara atraktif dan profokatif maka impresif menyihir kalbu kaum akademisi mau pun kaum awam.[***]

Penulis adalah pembelajar pemikiran para tokoh ilmu perilaku

Komentar Pembaca
Soal Pak Wiranto, Kita Mesti Gimana?

Soal Pak Wiranto, Kita Mesti Gimana?

SENIN, 14 OKTOBER 2019

Karbon Kanker

Karbon Kanker

SENIN, 14 OKTOBER 2019

Antara Rocky & Susilo

Antara Rocky & Susilo

MINGGU, 13 OKTOBER 2019

Arteria Dahlan Menghidupkan Diskursus

Arteria Dahlan Menghidupkan Diskursus

MINGGU, 13 OKTOBER 2019

Keajaiban Kata Ulang

Keajaiban Kata Ulang

MINGGU, 13 OKTOBER 2019

Keangkuhan Jenderal

Keangkuhan Jenderal

MINGGU, 13 OKTOBER 2019

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad