KABUPATEN KARAWANG

Kades Calon Bupati Bicara Soal Penolakan APDESI Terhadap Mekanisme Penyaluran BPNT

Politik  SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 21:33:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Kades Calon Bupati Bicara Soal Penolakan APDESI Terhadap Mekanisme Penyaluran BPNT

Kepala Desa Mulajaya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Endang/RMOLJabar

RMOLJabar. Motif Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Karawang tolak program Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai lewat (BPNT) ke Bulog jadi pertanyaan publik. Pasalnya aturannya sudah jelas yaitu Kepres.

Menurut Kepala Desa Mulajaya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang  Endang, tidak ada alasan Apdesi menolak program tersebut.

"Karena  sistemnya  tidak di rubah tidak akan di tolak kecuali  kalau sistemnya berubah misalnya  Program  BPNT tersebut  untuk setiap  KPM  dari 10 kg menjadi 5 kg,  kita boleh menolak tetapi ini kan tidak berubah cuma pengalihan suplier dari warga diambil  oleh Bulog dan itu tidak jadi masalah," ungkapnya kepada Kantor berita RMOLJabar, Senin (23/9).

Diugkapkan Endang yang juga ketua Barisan Kepala Desa (Baladewa), dirinya mendukung program pemerintah suplayer BPNT diambil alih sama Bulog tetapi harus sesuai dengan spek yang ada pada aturan.

"Keberatan Apdesi  Penyaluran Bantuan Pangan secara Non Tunai lewat (BPNT)  ke Bulog,  saya mempertanyakan  kepada pengurus  Apdesi  soal suplai  beras BPNT ada apa?  Seharusnya yang menjadi patokan  yang pasti, ya tidak mengurangi  berat dan kuantitas berasnya harus 10 Kg  yang harus beras kualitasnya premium, dengan harga Rp 110 ribu per Keluarga Penerima Manfaat ( KPM)," tuturnya.

"Dari awal saya mengatakan bahwa BPNT itu sudah ada unsur politik karena di lapangan itu beras bukan premium  tapi beras  medium sedangkan harga  dilapangan beras tersebut sekitar Rp 8000 sampai Rp 9000 ribu, dan di jual ke KPM  itu Rp 11 ribu," lanjut Endang.

Masih kata Endang, ada kasus beras yang dikirim juga bukan beras premium tetapi beras Medium. Baginya, itu bagian dari permainan  suplayer dan tidak ada kaitan dengan kades.

Lebih lanjut Kades yang mau mencalonkan jadi Bupati Karawang dari jalur independen itu menyampaikan bila tugas aparat desa adalah mengamankan  program BPNT yang dikelola oleh Bulog, sesuai dengan keputusan Presiden.

"Harapan saya, kepala desa Kabupaten Karawang  kita harus mengikuti serta mendukung program pemerintah pusat dan kita menjalankan selaku kepala desa untuk mengobrol baik kuantitas  beras dan kualitas beras serta tepat sasaran  kepada penerima langsung," pungkasnya.[son]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA